21 Unit Motor Listrik BF Goodrich Terpesan, Ini Profil Pembelinya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepeda motor listrik BF Goodrich buatan Semarang bergaya retro dipamerkan di IIMS Motobike 2019. 1 Desember 2019. TEMPO/Wira Utama.

    Sepeda motor listrik BF Goodrich buatan Semarang bergaya retro dipamerkan di IIMS Motobike 2019. 1 Desember 2019. TEMPO/Wira Utama.

    TEMPO.CO, Jakarta - BF Goodrich membukukan SPK 21 unit di IIMS Motobike Expo 2019. Rinciannya 10 unit tipe BF.CG dan 11 unit BF.G2

    "Alhamdulillah, sementara ini sudah ada SPK 11 unit untuk tipe BF.G2 dari Jakarta dan Palembang. Sedangkan tipe BF.CG masing-masing 5 unit dari Palembang dan Bali," ujar Head of Sales BF Goodrich, Dian Swastia Jaya, kepada Tempo, Minggu, 1 Desember 2019.

    Angka itu belum final, pantauan Tempo di Booth BF Goodrich malam ini, masih cukup ramai. Terlihat masih ada beberapa orang yang berbincang dengan sales-sales pabrikan asal Semarang tersebut.

    Dian juga menjelaskan, beberapa faktor yang membuat konsumen memutuskan membeli kendaraan listrik. Menurut dia, mayoritas pembeli dari mereka yang sudah mendapat pemahaman fungsi dan manfaat Electric Vehicle.

    "Pada dasarnya EV dibuat bukan untuk menggantikan mesin konvensional tetapi EV dihadirkan untuk memfasilitasi orang-orang ntuk melakukan efisiensi. Sehingga mobilitas sekuler bisa digantikan menggunakan ole EV," ujarnya.

    Rata-rata pembeli motor listrik, kata Dian adalah orang-orang yang pernah memiliki atau sudah experience dengan EV. Selain itu ada juga faktor lokasi atau tempat tinggal konsumen.

    "Orang yang jauh dari POM Bensin menjadi salah satu alasan orang-orang membeli EV, ujar dia.

    Sekadar tambahan, BF Goodrich belum memiliki kelengkapan surat-surat seperti STNK dan BPKB. Namun pihak BF Goodrich berdalih, bahwa pihaknya masih dalam tahap antrian mendapatkan uji tipe sekaligus surat-surat resmi kendaraan.

    BF Goodrich sendiri baru resmi mendapatkan izin penjualan dari pemerintah pada Maret 2019. "Jadi kami baru jual di awal tahun 2019," kata dia.

    IIMS Motobike 2019 ditutup pada Minggu malam, 1 Desember 2019. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.