Harga Kunci Bugatti Chiron Ini Rp 7,8 Miliar, Apa Kelebihannya?

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kunci super mahal Bugatti Chiron ini berharga setara Rp 7,8 miliar. (Youtube Shmee150)

    Kunci super mahal Bugatti Chiron ini berharga setara Rp 7,8 miliar. (Youtube Shmee150)

    TEMPO.CO, Jakarta - After Market Awain Key membuat kunci untuk Bugatti Chiron dengan harga tidak masuk akal, senilai Rp 7,8 miliar. Kunci super mewah itu dibalut dengan berlian 34,5 karat, 175 gram emas putih 18 karat, dan berbagai macam permata mahal.

    Seperti dilansir dari akun Youtube Shmee150, kunci Bugatti Chiron itu dibanderol 500 ribu Euro, yang jika dirupiahkan setara Rp7,8 miliar.

    Kunci super mahal Bugatti Chiron ini berharga setara Rp 7,8 miliar. (Youtube Shmee150)

    Tak hanya itu, Bugatti Chiron yang menggunakan kunci mahal itu ternyata adalah mobil pertama Bugatti Chiron yang mejeng saat peluncurnan perdana di Geneva Motorshow 2016. Kini Bugatti Chiron berwarna biru dengan interior cokelat itu ada di Car Vault Showroom di Dubai.

    Bugatti Chiron merupakan salah satu merek hypercar termahal di dunia. Sejak diluncurkan 1 Maret 2016 lalu, pabrikan asal Prancis ini sudah beberapa kali mengeluarkan varian Chiron.

    Di antaranya, Bugatti Chiron Sport, varian ini menggunakan mesin W16 8.0-liter quad-turbo yang mampu menghasilkan tenaga 1.479 hp dan torsi 1.600 Nm. Bugatti Chiron Sport baru dijual dengan harga 2,65 juta Euro di Eropa, atau sekitar Rp 55,5 miliar.

    Simak video kuci super mahal Bugatti Chiron di bawah ini; 

    Selain itu ada juga Bugatti terbaru, yang dijual dalam edisi terbatas. Yakni Bugatti Chiron yang dijuluki Noire Sportive dan Noire Elegance. Mobil ini diproduksi hanya 20 unit.

    Tak jauh beda dengan Chiron Sport sebelumnya, Bugatti Chiron Noire Sportive dan Chiron Noire Élégance dijual 3 juta Euro atau sekitar Rp 51 Miliar. Mobil terbaru ini akan mulai dikirim kepada pemesan pada pada kuartal kedua tahun depan..


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.