Pisah dari Prema, Sean Gelael Gabung Tim DAMS di F2 2020

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sean Gelael bergabung dengan DAMS Racing di balap F2 musim 2020. (Jagonya Ayam)

    Sean Gelael bergabung dengan DAMS Racing di balap F2 musim 2020. (Jagonya Ayam)

    TEMPO.CO, Jakarta -Sean Gelael dipastikan mengikat kontrak dengan tim DAMS pada Kejuaraan FIA Formula 2 2020. Sean akan berpartner dengan pembalap Inggris, Dan Ticktum.

    Kepastian Sean (23) dan Ticktum membela tim Prancis tersebut terjadi sehari sebelum tes tiga hari menatap musim 2020 digelar di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, mulai besok, Kamis, 5 Desember 2019.

    “Saya merasa terhormat DAMS memilih saya sebagai pebalap mereka mengingat mereka adalah tim juara dan saat ini perebutan kursi (di papan atas) sangat ketat,” ujar Sean dalam keterangan resmi yang diterima Tempo, Rabu malam, 4 Desember 2019.

    “Tentu saja saya akan berusaha sekuat tenaga membawa DAMS mempertahankan gelar juara tim tersebut, walau tantangannya tak mudah. Tahun depan  ada regulasi baru, yakni penggunaan ban 18 inci. Tapi saya ada di tim hebat yang sangat percaya pada pembalap mereka,” tambah pebalap Team Jagonya Ayam tersebut.

    Sementara itu bagi Ticktum, DAMS bukanlah tim asing. Dia pernah membela DAMS saat berkompetisi di ajang GP3 tahun 2017.

    DAMS adalah tim ke-5 Sean di GP2/F2. Sebelumnya dia pernah membela Carlin, Campos, Arden, dan PREMA.

    DAMS adalah tim yang senantiasa ikut ajang GP2/F2 sejak 2005. Juara-juara telah mereka lahirkan di ajang ini, Romain Grosjean (2011), Davide Valsecchi (2012), dan Jolyon Palmer (2014).

    Alumni mereka yang lantas pernah ke F1 adalah Jerome d’Ambrosio, Kamui Kobayashi, Grosjean, Felipe Nasr, Marcus Ericsson, Palmer, Pierre Gasly, dan terakhir Nicholas Latifi yang musim depan membela tim Williams.

    Sebelumnya, Sean Gelael, membela PREMA Racing, berpasangan dengan pembalap Jerman, Mick Schumacher. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.