Bukan Shovelhead, 3 Tipe Harley-Davidson Paling Diincar Kolektor

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Harley-Davidson 1903. Sumber: https://ultimatemotorcycling.com

    Harley-Davidson 1903. Sumber: https://ultimatemotorcycling.com

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Harley-Davidson Electra Glide Shovelhead 1970 mendadak jadi perbincangan menyusul terungkapnya dugaan penyelundupan oleh Direktur Utama PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Akhsara Danadiputra alias Ari Askhara.

    Namun di kalangan pecinta motor legendaris asal Paman Sam itu, sebenarnya ada beberapa seri yang paling diburu karena kelangkaan dan popularitasnya. Pertama yang jadi incaran para kolektor itu tak lain Harley-Davidson 1903.

    "Harley 1903 masih jadi keluaran paling fenomenal. Di Indonesia bisa dihitung jari yang punya, tak sampai unit jadi memang rare item," ujar pengurus Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) DI Yogyakarta Eka Wiyandi kepada Tempo Sabtu 7 Desember 2019.

    Harley generasi awal dengan bentuk mirip sepeda dilengkapi sepasang pedal kayuh ini harganya disebut Eka sudah tembus dikisaran Rp 1,5 sampai 2 miliar.

    Pada gelaran pecinta klasik, Indonesia Heritage Motorcyles 2018 di Candi Prambanan lalu, hanya saudara dekat Harley 1903 yakni Harley 1908 atau Harley seri 5 yang modelnya juga hampir serupa sepeda ikut diboyong untuk dipamerkan.

    Harley-Davidson 1908. Sumber: https://nationalmcmuseum.org

    Harley 1903 maupun 1908 ini menggunakan pedal di dua sisinya untuk menghidupkan mesinnya. Sistem penggerak motor Seri 5 yang menjadi cikal bakal Harley seri big twin atau berkapasitas besar ini belum menggunakan transmisi melainkan lewat sebuah belt atau sejenis sabuk seperti atau semi matic.

    Harley 1908 itu milik komunitas dokter pecinta Harley-Davidson Meddocs dan di Indonesia hanya ada satu serta pernah ditawar harganya di atas Rp 500 juta namun tak dilepas.

    Selanjutnya: Harga Harley-Davidson tipe yang dimiliki Elvis...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.