Pemerintah Janjikan Gula-gula Dongkrak Investasi Otomotif

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fasilitas perakitan mobil di Pabrik Esemka, Boyolali Jawa Tengah, Jumat 6 September 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Fasilitas perakitan mobil di Pabrik Esemka, Boyolali Jawa Tengah, Jumat 6 September 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyatakan siap memberikan gula-gula untuk mendatangkan investasi baru. Staf Ahli Menteri Perindustrian Bidang Pendalaman, Penguatan, dan Penyebaran Industri Dody Widodo mengatakan pemerintah akan menyambut setiap investasi baru di industri otomotif, khususnya yang berorientasi ekspor.

    “Apalagi kalau dijadikan basis produksi untuk ekspor, pasti pemerintah akan berpikir untuk memfasilitasi semua, kami tidak memilih-milih investor dan tidak menganakemaskan investor. Kalau bisa untuk ekspor dan bisa kurangi defisit neraca perdagangan dan neraca pembayaran, itu akan jadi kunci,” jelasnya kepada Bisnis, Rabu 10 Desember 2019.

    Dia mengatakan investasi pabrik baru tidak melulu harus langsung memproduksi kendaraan secara lokal. Menurutnya, pabrik perakitan seperti yang dimiliki Mercedes-Benz di Indonesia juga dapat menjadi awalan yang baik untuk mendorong kinerja industri otomotif.

    “Membuat produksi sebuah mobil itu tidak gampang, skala ekonomi harus tercapai, jadi pada saat skala ekonomi tercapai otomatis dia akan memproduksi di Indonesia. Memang sekarang masih impor, tapi bagaimana kalau misalnya pilihannya mau impor utuh atau terurai? Jadi, ada tahapannya untuk bisa produksi di sini,” jelasnya.

    Namun demikian, dia mengharapkan pabrikan yang telah memiliki pabrik untuk perakitan mobil impor terurai juga dapat mulai memproduksi kendaraannya di dalam negeri. Dia mengatakan, pemerintah akan bersedia memberikan pemanis untuk meyakinkan para investor.

    “Investor pasti melihat gula-gulanya, dan pemerintah pasti melihat itu dan akan memberikan gula-gulanya,” ujarnya.

    Secara umum, dia menilai kehadiran pabrikan Eropa merupakan hal positif meski belum melakukan produksi sepenuhnya di dalam negeri. Sejauh ini, Mercedes-Benz, BMW, dan Volkswagen sudah melakukan perakitan sejumlah modelnya di Tanah Air.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.