Mercedes-Benz Tegaskan Tak Akan Tinggalkan Indonesia, Alasannya..

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja merakit mobil New GLC Mercedes-Benz di pabrik Mercedes-Benz Indonesia di Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Selasa 10 Desember 2019. New GLC dan New GLE mewujudkan kesuksesan berkesinambungan rangkaian model SUV Mercedes-Benz yang akan tersedia di dealer resmi Mercedes-Benz kuartal pertama tahun 2020. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Pekerja merakit mobil New GLC Mercedes-Benz di pabrik Mercedes-Benz Indonesia di Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Selasa 10 Desember 2019. New GLC dan New GLE mewujudkan kesuksesan berkesinambungan rangkaian model SUV Mercedes-Benz yang akan tersedia di dealer resmi Mercedes-Benz kuartal pertama tahun 2020. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) menegaskan tidak akan pernah meninggalkan Indonesia seperti kasus General Motors yang memegang merek Chevrolet mulai Maret 2020. Produsen otomotif dengan logo bintang tiga ini menyatakan berkomitmen mengembangkan sektor bisnis otomotif di Nusantara yang dituangkan melalui hadirnya pengembangan produk di pabrik Mercedes-Benz Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.

    Produsen mobil mewah yang berpusat di Stuttgart, Jerman, menilai bahwa potensi pasar Indonesia sangat besar sehingga mereka memastikan akan terus berkomitmen dan berkembang di Indonesia.

    "Indonesia punya potensi yang sangat besar. Dari sisi pengembangan produk, porsi CKD (completely knock down) merupakan bentuk upaya Mercedes untuk merpekuat bisnisnya di Indoensia," kata Deputy Director Sales Operation and Product Management MBDI Kariyanto Hardjosoemarto di Wanaherang, Jawa Barat, Selasa 10 Desember 2019.

    "Jadi kalau dikatakan banyak brand cabut dari Indonesia, sepetinya tidak dengan kami yang justru terus memperkuat posisi kami di indoensia," kata dia.

    Lebih lanjut ia juga mengatakan, kehadiran Mercy di Indonesia di pasar kelas premium masih dipercaya oleh masyarakat dengan market share sekira 45 persen.

    "Sehingga itu merupakan bukti betapa Mercedes terus mengakar di Indonesia," tambah Kariyanto.

    Sejak peluncuran Mercedes-Benz ML pada tahun 1998, pabrikan berlogo bintang terus mengembangkan produknya di Indonesia, salah satunya dengan meluncurkan Mercedes-Benz New GLC dan New GLE.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.