Hingga November 2019, Penjualan Daihatsu Capai 159 Ribu Unit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daihatsu meluncurkan mobil LCGC tiga baris kursi yaitu New Sigra di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Banten Senin 16 September 2019. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    Daihatsu meluncurkan mobil LCGC tiga baris kursi yaitu New Sigra di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Banten Senin 16 September 2019. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    TEMPO.CO, Jakarta - Astra Daihatsu Motor mengklaim angka penjualan mulai positif menjelang tutuo buku 2019. Secara total, penjualan dari Januari – November 2019, retail sales Daihatsu mencapai 159.431 unit dan whole sales sebanyak 166.429 unit.

    "Kami bersyukur penjualan Daihatsu tetap menunjukkan tren positif. Karena itu kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari masyarakat. Semoga capaian dan kepercayaan ini bisa dapat terus terjaga dan terus memotivasi kami menjadi lebih baik,” ujar Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra, dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Jumat, 13 Desember 2019.

    Khusus bulan November, penjualan retail Daihatsu mencapai 16.214 unit dengan capaian market share sebesar 17,5 persen. Adapun whole sales sebesar 15.911 unit ataui sekitar 17,5 persen.

    Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya atau Oktober 2019. Penjualan Daihatsu secara total volume mengalami peningkatan pada retail sales, sebesar 4,1 persen.

    Dari total penjualan 16.214 unit, Daihatsu Sigra mendominasi secara volume dengan pencapaian 4.144 unit atau berkontribusi sebesar 25,6 persen.

    Tak mau ketinggalan, Daihatsu Gran Max (PU) juga menyusul dengan hasil 3.762 unit atau 23,2 persen. Disusul Daihatsu Terios 2.524 unit, Daihatsu Ayla, dan Xenia yang berada di kisaran angka 1.300 – 2.100 unit lebih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.