Tips Aman Melintasi Jalan Tol Layang Japek, Ingat Batas Kecepatan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan melintasi Tol Layang (Elevated) Jakarta-Cikampek II yang mulai beroperasional di Bekasi, Ahad, 15 Desember 2019. ANTARA/Fakhri Hermansyah

    Sejumlah kendaraan melintasi Tol Layang (Elevated) Jakarta-Cikampek II yang mulai beroperasional di Bekasi, Ahad, 15 Desember 2019. ANTARA/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek atau Tol Japek II telah diresmikan pada 15 Desember lalu. Jalur sepanajng 36 kilometer ini diprediksi akan padat pada musim libur tahun baru 2020. Nah, berikut tips-tips aman dan nyaman melewati jalur tersebut.

    "Tol Japek II memang punya handicap bumpy di banyak titik, sambungan, dan crosswind atau angin kencang dari samping," ujar Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana kepada Tempo, Selasa, 17 Desember 2019.

    Namun, kata Sony, sepanjang pengguna jalan masih memacu kendaraan dalam kecepatan bijaksana. Maka menurutnya akan aman-aman saja.

    "Saya kira kecepatan 60 - 80 kilometer per jam masih aman. Tapi saat terjadi crosswind, sebaiknya kurangi kecepatan dengan mengangkat kaki dari gas pedal. Sehingga mobil lebih mudah terkontrol," ujarnya.

    Sony juga memberikan tips berkendara menyenangkan selama musim libur Natal dan Tahun Baru. Pertama, kata dia, atur jadwal dan rute perjalanan secara cermat. Itu untuk terhindar dari kemacetan.

    "Siapkan kendaraan secara detil dan lengkapi kekurangan agar terhindar dari kerusakan," ujarnya.

    Selain itu, menurut Sony pembagian tugas selama perjalanan juga tak kalah penting. Itu bertujuan agar selama perjalanan, semua anggota keluarga belajar memiliki tanggung jawab.

    "Upayakan melewati objek-objek wisata, kuliner, dan rest area, agar perjalanan tidak membosankan,"ujarnya.

    Adapun yang terakhir kata Sonya, adalah hindari terjadinya konflik dan strees selama perjalanan. Sebaiknya mengatur jadwal istirahat secara berkala atau maksimal 3-4 jam sekali singgah.

    "Terakhir ini yang tak kalah penting, yaitu berkomitmen untuk tidak membawa masalah kerjaan dalam perjalanan agar pikiran fresh," ucap dia.

    Nah, waspada yang bagi yang ingin liburan dan melintasi Jalan Tol Layang Japek, hindari ngebut. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.