2020, Penjualan Mobil Bekas Jenis SUV Diprediksi Meningkat

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil-mobil bekas mejeng di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, Jumat 28 Juni 2019. TEMPO/Wira Utama

    Mobil-mobil bekas mejeng di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, Jumat 28 Juni 2019. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - Co-Founder & CEO Carsome, Eric Cheng menargetkan 50 ribu unit mobil bekas bisa terjual pada tahun 2020. Jenis SUV dinilai akan laris disusul sedan.

    "Sejauh ini menurut saya SUV masih bagus. Dari platform kami, SUV terjual sekitar 50 persen selebihnya sedan dan jenis lain," kata Eric di sela-sela acara penandatangan kerja sama dengan JBA di Kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019.

    Untuk tahun depan, Carsome Indonesia menargetkan penjualan di atas 50 ribu unit. Angka itu dianggap masih cukup potensial mengingat pertumbuhan mobil bekas terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. "Kami menargetkan 50 ribu unit," ujarnya.

    Dia juga berharap agar pangsa pasar Carsome di Indonesia bisa naik menjadi 3 persen. Mengingat saat ini, perusahaan jual beli mobil bekas berbasis online tersebut masih sekitar 1 persen.

    "Tahun ini kami punya pasar baru sekitar 1 persen. Tahun depan saya pikir masih akan stabil. Jadi tantangannya kami harap market bisa naik 2-3 persen," ujarnya.

    Populasi yang besar di Indonesia diharapkan bisa mendongkrak penjualan Carsome. Begitupun kerja sama dengan perusahaan lelang JBA yang diianggap sebagai langkah strategis untuk melebarkan sayap bisnis.

    Carsome sendiri merupakan salah satu situs jual beli mobil online terbesar di Asia Tenggara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.