Deretan Mobil Listrik Terkini yang Hadir Tahun Depan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Prius 2019. (Netcarshow)

    Toyota Prius 2019. (Netcarshow)

    TEMPO.CO, Jakarta - Lima pabrikan besar otomotif seperti Toyota, Nissan, DFSK, Hyundai, dan Wuling akan menghadirkan mobil listrik (electric vehicle/EV) pada 2020. Sebagian besar kendaraan yang akan dirilis itu telah diperkenalkan kepada publik tetapi belum dipasarkan secara resmi. Berikut beberapa kendaraan listrik yang siap hadir di pasar Indonesia:

    Toyota Prius PHEV

    Toyota menyiapkan Prius PHEV sebagai salah satu model kendaraan listrik yang akan diperkenalkan tahun depan. Merek terlaris di Tanah Air itu sejatinya ingin merilis model itu pada tahun ini tetapi belum mengantongi izin dari principal.

    Selain itu, Toyota juga harus memastikan layanan purnajual kendaraan listrik hybrida colokannya itu berjalan baik. Pasalnya, Prius PHEV merupakan model kendaraan listrik hibrida colokan pertama yang dirilis Toyota di Tanah Air mengingat selama ini Toyota hanya memasarkan model kendaraan hibrida.

    Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan rencana menghadirkan Prius PHEV merupakan bagian dari strategi untuk memperkenalkan kendaraan terelektrifikasi Toyota kepada konsumen di Indonesia.

    Dia menjelaskan saat ini Prius PHEV masih menjalani uji tipe di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Segera setelah mendapatkan sertifikat uji tipe, TAM akan merilis mobil itu ke pasar di dalam negeri.

    “Unitnya mungkin akhir tahun ini akan sampai ke Indonesia, tergantung dari uji tipenya pendaftarannya selesai awal tahun ini atau tahun depan. Jadi begitu selesai, kami akan launch, bisa di tahun ini atau di tahun depan,” katanya. TAM juga memastikan harganya akan berada di bawah Rp1 miliar atau lebih rendah dari harga Mitsubishi Outlander PHEV yang telah dipasarkan pada tahun ini.

    Nissan Leaf & Note e-Power

    Merek Jepang lainnya, Nissan juga tidak ingin ketinggalan dalam pengembangan mobil listrik. Nissan Motor Indonesia (NMI) memastikan akan merilis dua model kendaraan berteknologi listrik pada tahun depan yakni Nissan Leaf dan Nissan Note yang berteknologi e-Power.

    Foto Nissan Leaf Generasi kedua yang dipamerkan di Tokyo Motor Show 2019 di Big Sight Tokyo, Jepang, 23 Oktober 2019. TEMPO/Andi Ibnu Masri Rusli

    Kedua model itu juga telah diperkenalkann ke publik pada beberapa kesempatan tetapi belum dipasarkan secara resmi. Kedua model kendaraan listrik Nissan itu memiliki pendekatan teknologi yang berbeda di mana Leaf merupakan EV murni sementara Note e-Power merupakan kendaraan hibrida generasi terbaru yang diklaim lebih efisien dari model lainnya.

    Teknologi e-Power memungkinkan Nissan Note menjadi kendaraan listrik tanpa fasilitas pengisian daya listrik. Pasalnya, e-Power menggunakan generator untuk menghasilkan listrik yang kemudian dipakai untuk menggerakan roda kendaraan.

    Mitsubshi Motors-sebagai salah satu aliansi global Nissan-menyatakan charging station Mitsubishi juga dapat digunakan oleh Nissan Leaf. Tahun ini, Mitsubishi telah membangun sekitar 16 charging station termasuk salah satunya di Plaza Senayan.

    Hana Maharani, Head of Product Communications PT Nissan Motor Indonesia (NMI) mengatakan Nissan akan menghadirkan Nissan Leaf pada 2020 dan juga model yang mengusung teknologi e-Power dalam waktu dekat.

    Nissan juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan PT Perusahaan Listrik Negara/ PLN (Persero) untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.

    Menurutnya, Nissan sangat berkomitmen untuk mengembangkan kendaraan listrik karena dapat berkontribusi lebih kepada masalah polusi udara, suara hingga manajemen energi.

    DFSK E3

    DFSK menjadi salah satu merek China yang juga telah menyatakan akan merilis kendaraan berteknologi listrik pada 2020. Tahun depan, DFSK akan merilis empat model baru termasuk salah satunya ialah kendaraan berteknologi listrik.

    Mobil DFSK Glory E3 Listrik ikut dipamerkan diGAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Jumat, 19 Juli 2019. Model ini mengusung konsep rendah emisi gas buang karena menggunakan tenaga listrik sebagai penggeraknya. Tempo/Tony Hartawan

    Sejauh ini, model kendaraan listrik DFSK yang telah diperkenalkan kepada publik ialah DFSK E3 yang telah dipajang pada GIIAS 2019 dan pameran kendaraan listrik lainnya. E3 merupakan kendaraan listrik berbasis baterai dengan model sport utility vehicle (SUV).

    Alex Pan, Sales & Marketing Director PT Sokonindo Automobile (DFSK) mengatakan, terdapat 4 model baru yang disiapkan untuk tahun depan. Keempat model itu terdapat yang berbahan bakar solar dan berteknologi listik.

    Adapun di China, E3 dipasarkan pada kisaran 200.000 yuan atau sekitar 394, 2 juta. Namun, harga di Indonesia diprediksi lebih mahal karena terdapat perbedaaan skema perpajakan.

    Hyundai Ioniq

    Mobil listrik Hyundai Ioniq juga dipastikan bakal berkeliaran di jalanan Ibu Kota. Hyundai memperkenalkan model kendaraan listriknya itu melalui Grab yang akan menggunakan sekitar 20 unit Hyundai Ioniq EV pada 2020.

    Yoon Seok Choi, President Director of Hyundai Motor Manufacturing Indonesia mengatakan Asia Tenggara menjadi pasar yang memiliki perkembangan yang cepat dan besar untuk industri EV dibandingkan dengan kawasan lain.

    Untuk memperkuat komitmen Hyundai terhadap ekosistem EV di Indonesia, Hyundai bekerja sama dengan Grab untuk menghadirkan mobil listrik Hyundai Ioniq sebagai salah satu opsi Grab Car.

    "Kami menantikan kolaborasi lebih lanjut dengan Grab dan juga pemerintah untuk dapat mempercepat pengembangan industri EV di Indonesia," katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.