7 Hal yang Diperhatikan Sebelum Meninggalkan Mobil untuk Liburan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi liburan keluarga (pixabay.com)

    Ilustrasi liburan keluarga (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat liburan akhir tahun, ada keluarga yang menggunakan mobilnya untuk mudik atau keluar kota. Namun ada juga yang ingin praktis dengan mengandalkan moda transportasi umum yang lebih cepat. Mereka pun meninggalkan kendaraannya di rumah dalam jangka waktu cukup lama sepekan atau hingga dua pekan.

    Sebelum meninggalkan kendaraan dalam waktu yang lama ada beberapa hal yang diperhatikan. Jangan sampai nantinya ketika kembali dari liburan kendaraan justru bermasalah atau mengalami kerusakan. Seperti dikutip dari lama Auto2000, ada tujuh poin yang harus diperhatikan sebelum meninggalkan kendaraan untuk liburan:

    1. Cuci Mobil
    Sebelum meninggalkan mobil sebaiknya mobil telah dicuci bersih. Debu dan kotoran yang menempel pada mobil apabila didiamkan dalam waktu yang cukup lama akan menimbulkan kotoran yang akan berkerak bahkan memicu karat. Selain itu, jangan lupa untuk mencuci bagian kolong mobil karena rawan karat. Setelah mobil dicuci bersih, sebaiknya mobil ditutup dengan menggunakan cover mobil baik itu dari bahan terpal maupun dari kain agar debu tidak lagi menempel pada body mobil.

    2. Jangan Tarik Rem Tangan Mobil
    Pastikan posisi rem tangan mobil dalam keadaan bebas sebab bila mobil ditinggalkan dalam keadaan rem tangan terkunci atau masuk dalam waktu yang cukup lama akan menyebabkan kelengketan antara minyak rem dengan disk brake atau piringan rem. Ada juga kemungkinan seal rem akan bocor. Hal ini akan menimbulkan efek yang lebih parah untuk mobil Toyota yang masih menggunakan tromol untuk bagian rem belakang.

    3.Ganjal Wiper Mobil
    Ganjal wiper mobil dengan busa atau kayu atau alat pengganjal wiper yang sudah banyak dijual di pasaran. Apabila wiper dibiarkan menempel pada kaca mobil dalam waktu yang cukup lama maka karet wiper akan mengeras dan tidak lentur lagi. Akibatnya wiper mobil akan terasa kasar dan menimbulkan baret pada kaca mobil ketika hendak digunakan.

    4. Mobil Didongkrak
    Untuk yang meninggalkan mobil dalam waktu yang cukup lama, sekitar satu bulan dan tidak ada orang lain yang merawat mobil maka sebaiknya mobil didongkrak dan ditahan dengan jack stand agar keempat rodanya tidak menyentuh lantai. Hal ini agar suspensi dan bagian kaki-kaki mobil anda tetap terjaga dalam kondisi yang baik serta tidak terbebani oleh bobot kendaraan sehingga pada saat nanti digunakan, mobil dalam keadaan nyaman.

    5. Lepaskan Aki mobil
    Jika akan meninggalkan kendaraan di atas waktu dua minggu dan tidak ada orang yang dapat memanaskan mobil, sudah seharusnya aki mobil dilepaskan. Alasannya aki kendaraan cepat rusak dan tekor.

    6. Berikan Pengharum mobil
    Meninggalkan mobil dalam jangka waktu yang cukup lama tentu akan menimbulkan bau apek yang kemungkinan besar akan timbul. Berikan pengharum mobil dengan aroma untuk mencegah bau apek timbul di dalam mobil. Selain itu, jangan tinggalkan mobil dalam keadaan terbuka karena akan menyebabkan debu yang cukup banyak yang masuk ke dalam bagian interior mobil.

    7. Perhatikan posisi parkir
    Hal ini memang sepele tetapi seringkali luput dari perhatian pemilik mobil. Jangan parkir mobil dalam keadaan miring karena di saat meninggalkan kendaraan. Dikhawatirkan posisi mobil yang sudah berubah alias menabrak tembok rumah. Tetapi bila memang tidak ada parkiran datar, dapat mengganjal keempat ban mobil kita dengan balok ataupun batu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.