Penjualan Mobil Pikap Terdongkrak, Ini Penjelasan Suzuki

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Carry 2019 saat diuji coba di area test drive Indonesia International Motor Show 2019 atau IIMS 2019. (Suzuki)

    Suzuki Carry 2019 saat diuji coba di area test drive Indonesia International Motor Show 2019 atau IIMS 2019. (Suzuki)

    TEMPO.CO, Jakarta - Segmen mobil komersial diklaim menyumbang 53 persen dari total penjualan PT. Suzuki Indomobil Sales atau SIS pada tahun ini. Penjualan Suzuki Carry Pick-Up dan Suzuki Mega Carry Pick-up diklaim terjual dengan rata-rata 5 ribuan unit per bulan.

    "Penjualan retail (Oktober - November) bahkan sekitar 5.600 unit,"ujar Donny di kawasan Sudirman, Jakarta, 20 Desember 2019.

    Direktur Marketing 4W Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra menilai pasar mobil komersial terus meningkat seiring dengan rampungnya sejumlah proyek infrastruktur jalan. Kata dia, kendaraan komersial makin lama makin naik, meski memang akan ada pasang surut setiap tahunnya.

    "Ada korelasi antara penjualan mobil komersial dan mobil penumpang. Ada delay, biasanya 6 sampai 8 bulan,"ujarnya.

    Menurut Donny, kalau kendaraan komersial Suzuki, naik dari Juli sampai September, maka biasanya dari Oktober sampai Maret akan terjadi pertumbuhan untuk kendaraan penumpang. Adapun target penjualan Suzuki untuk mobil niaga tahun 2020 sama dengan tahun 2019.

    "Tahun depan kami masih target 5.000 unit per bulan,"ucapnya.

    Untuk pikap Suzuki Carry sendiri, menguasai sekitar 60,2 persen pangsa pasar kendaraan niaga ringan di Indonesia. Mobil itu berkontribusi sekitar 64,4 persen terhadap penjualan Suzuki per Oktober 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.