Mercedes-Benz Kena Denda Ratusan Miliar Terkait Recall di AS

Reporter

Mercedes-Benz AMG-GLA 35. Sumber: motor1.com

TEMPO.CO, Jakarta - Investigasi NHTSA atau Otoritas Keselamatan Lalu Lintas Nasional Amerika Serikat terkait penarikan ulang 1,4 juta unit mobil Mercedes-Benz telah tuntas. Hasilnya Mercedes-Benz akan membayar denda US$ 13 juta sampai US$ 20 juta atau sekitar Rp182 miliar hingga Rp279 miliar, plus denda US$ 7 juta yang setara Rp 98 miliar jika tidak gagal memenuhi perjanjian.

Investigasi NHTSA itu sudah dimulai sejak tahun lalu, dengan fokus bagaimana Mercedes-Benz menangani beberapa aspek penarikan kendaraan. Hasilnya penyelidikan ini menemukan bukti bahwa Mercedes-Benz, tak hanya gagal memberi tahu pemilik tentang recall atau penarikan lang secara tepat waktu. Tapi juga gagal mengeluarkan penarikan kedua secara tepat waktu.

Menurut laporan Automotive News Europe yang dilansir dari motor1, penyidik NHTSA juga menemukan bagaimana Mercedes-Benz gagal menyerahkan semua laporan penarikan yang diperlukan.

"Keselamatan adalah prioritas utama NHTSA, dan persyaratan pelaporan agensi membantu memastikan bahwa konsumen dilindungi dan diberikan informasi penting tentang bagaimana cara mendapatkan penarikan diperbaiki," Administrator NHTSA, James Owens beberapa waktu lalu.

Tahun depan, Mercedes-Benz dan NHTSA akan bertemu setiap tiga bulan untuk membahas kemajuan bagaimana perusahaan asal Jerman tersebut mereformasi proses penarikannya. NHTSA memiliki opsi memperpanjang perjanjian selama satu tahun tambahan dalam kondisi tertentu.

Tapi apabila perjanjian itu gagal dipenuhi, maka Mercedes-Benz akan membayar US$ 7 juta atau setara Rp 78 miliar kepada NHTSA. Denda raturan miliar itu, disebut bukan untuk menganggu keuangan perusahaan mobil. Tapi bagaimana keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi para pembuat mobil.

Jika gagal memberi tahu pemilik atau gagal mengeluarkan penarikan pada waktu yang tepat bisa tidak hanya berbahaya tetapi juga mematikan. Denda yang besar itu harus membuat para pabrikan mobil lain memahami pentingnya pelaporan penarikan ke NHTSA dan pemilik secara tepat waktu.

Terkait itu, pihak Mercedes-Benz mengklaim bahwa mereka tidak sengaja membuat kesalahan tersebut. Namun mereka mengakui bahwa Mercedes-Benz memang tidak dapat memenuhi tenggat waktu untuk memberikan laporan kepada NHTSA.






Mercedes-Benz Perkenalkan Dealer Khusus Kendaraan Listrik di Jepang

11 jam lalu

Mercedes-Benz Perkenalkan Dealer Khusus Kendaraan Listrik di Jepang

Mercedes-Benz memasarkan lima model kendaraan listrik di Jepang yakni EQA EQB, EQC, EQE, dan EQS.


Mercedes-Benz Masih Menghadapi Krisis Chip Semikonduktor

12 jam lalu

Mercedes-Benz Masih Menghadapi Krisis Chip Semikonduktor

Mercedes-Benz Indonesia memperkirakan krisis chip semikonduktor global masih akan berlanjut hingga tahun depan. Sejumlah model terdampak.


Jalin Kemitraan dengan PLN, Mercedes-Benz Bakal Bangun SPKLU

1 hari lalu

Jalin Kemitraan dengan PLN, Mercedes-Benz Bakal Bangun SPKLU

PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) resmi meluncurkan sedan listrik di Indonesia, sekaligus berenanca membangun SPKLU.


Volkswagen Dirikan Pabrik Baterai Mobil Listrik di Kanada, Lihat Alasannya

4 hari lalu

Volkswagen Dirikan Pabrik Baterai Mobil Listrik di Kanada, Lihat Alasannya

Volkswagen dan Mercedes-Benz juga gandeng Kanada untuk mengamankan akses mineral bahan balu baterai mobil listrik untuk memperpendek rantai pasokan.


125.000 Nissan Rogue Ditarik karena Masalah Kebocoran Air

5 hari lalu

125.000 Nissan Rogue Ditarik karena Masalah Kebocoran Air

Kebocoran air pada Nissan Rogue ini disebut dapat memicu kebakaran, korosi pada konektor harness, power window dan power seat mati.


Tesla Recall 430 Ribu Mobil di Cina karena Masalah Software

7 hari lalu

Tesla Recall 430 Ribu Mobil di Cina karena Masalah Software

Lampu penanda samping Tesla disebut bermasalah dan dalam keadaan ekstrim dapat menyebabkan tabrakan.


Honda akan Mengembangkan Teknologi Self-Driving Level 3 yang Lebih Canggih

8 hari lalu

Honda akan Mengembangkan Teknologi Self-Driving Level 3 yang Lebih Canggih

Honda menargetkan teknologi self-driving level 3 yang lebih canggih dapat beroperasi pada paruh kedua tahun 2020-an.


Audi Tarik 50 Ribu Sedan - Wagon karena Tumpahan Cairan di Jok Mobil Belakang

9 hari lalu

Audi Tarik 50 Ribu Sedan - Wagon karena Tumpahan Cairan di Jok Mobil Belakang

Dealer Audi hanya perlu memasang penutup pelindung untuk mencegah cairan menetes ke modul. Pemberitahuan recall mobil muai Januari 2023.


Mercedes-Benz Rayakan 40 Tahun Baby Benz

12 hari lalu

Mercedes-Benz Rayakan 40 Tahun Baby Benz

Mobil sedan Baby Benz Mercedes-Benz W201 seperti sedan Mercedes yang diperkecil. Meluaskan pasar mobil merek Jerman.


Ford Recall 519.000 Bronco Sport di AS, Injektor BBM Retak

14 hari lalu

Ford Recall 519.000 Bronco Sport di AS, Injektor BBM Retak

Mobil SUV baru Ford Bronco juga mengalami penarikan karena injektor yang retak dapat menyebabkan BBM menumpuk di dekat mesin panas.