Libur Natal Lewat Tol Layang Japek? Simak Tips Berikut Ini

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengendara mobil melintas di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek ('Japek Elevated'), Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat, Senin, 23 Desember 2019. Memasuki H-2 Natal 2019 atau pada Senin pagi hingga siang arus kendaraan bermotor yang melintasi tol layang sepanjang 36,4 tersebut terpantau ramai lancar. ANTARA

    Sejumlah pengendara mobil melintas di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek ('Japek Elevated'), Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat, Senin, 23 Desember 2019. Memasuki H-2 Natal 2019 atau pada Senin pagi hingga siang arus kendaraan bermotor yang melintasi tol layang sepanjang 36,4 tersebut terpantau ramai lancar. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Tol Layang Japek) diperkirakan padat pada H-1 Natal, Selasa, 24 Desember 2019. Diperkirakan ribuan kendaraan akan melintas di tol layang yang membentang dari KM 10 (Cikunir) hingga KM 46 (Karawang Barat).

    TMC Polda Metro Jaya melalui akun sosial Facebook membagikan tips ringan bagi pengendara yang ingin melintas Tol Layang Japek. Pertama, pengendara dihimbau untuk mempersiapkan bahan bakar minyak sebelum melanju di tol layang sepanjang 36,4 kilometer tersebut. Sebab, di sepanjang ruas tol ini tidak ada rest area atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

    Kedua, pengemudi diingatkan untuk memeriksa tekanan angin ban. Tekanan angin ban ideal penting diperhatikan mengingat kontur atau permukaan Jalan Tol Layang Japek tidak rata, banyak bergelombang. Ban yang sudah tipis juga sebaiknya tidak melaju di Tol Layang Japek karena berpotensi mengalami pecah ban saat melintasi sambungan jalan tol (antargrider/expansion joint).

    TMC Polda Metro Jaya juga mengingatkan pengemudi untuk memeriksa air radiator kendaraan untuk meminimalisasi terjadinya gangguan pada saat melaju di Tol Layang Japek.

    Arus lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mengalami kepadatan pada H-1 Natal, Selasa pagi, 24 November 2019. Karena itu, polisi membuka sistem contraflow sepanjang 14 kilometer mulai dari kilometer 47 hingga kilometer 61 sejak pukul 08.30 WIB.

    Pantauan Tempo pukul 08.40 WIB, kepadatan paling parah terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek utama dari kilometer 39 Cikarang Pusat. Sedangkan di jalan tol layang cenderung lancar, meskipun sempat ada gangguan kendaraan pecah ban di kilometer 31 pada pukul 07.31 WIB.

    Video aksi berbahaya menyalip dari bahu jalan di Tol Layang Japek:

    "Untuk mengurai kepadatan di Jalan Tol Jakarta Cikampek (Japek) arah Cikampek, Jasa Marga atas diskresi Kepolisian memberlakukan contraflow," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru dalam keterangannya, Selasa pagi, 24 Desember 2019.

    Dengan diberlakukannya contraflow ini, kata dia, diharapkan dapat mencairkan kepadatan yang terjadi di titik pertemuan Jalan Tol Layang Japek dan Jalan Tol Japek di kilometer 48 dan titik menjelang rest area di kilometer 50.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.