Mobil Listrik Pertama Turki Siap Diproduksi, Investasi Rp 51,5 T

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Turki Tayyip Erdogan, berpose dengan prototype mobil listrik di Gebze, Turkey, 27 Desember 2019. Presidential Press Office/Handout via REUTERS

    Presiden Turki Tayyip Erdogan, berpose dengan prototype mobil listrik di Gebze, Turkey, 27 Desember 2019. Presidential Press Office/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Turki meluncurkan mobil listrik buatan dalam negeri dengan total investasi sekira 22 miliar lira atau Rp 51,5 triliun. Proyek ini merupakan bagian dari rencana Presiden Tayyip Erdogan dan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) untuk memperkuat perekonomian negara yang terletak di kawasan Euroasia tersebut.

    Turki meluncurkan mobil listrik pertama yang sepenuhnya dibuat di dalam negeri dengan target produksi 175.000 unit per tahun dalam 13 tahun ke depan. Proyek ini telah lama menjadi tujuan Presiden Erdogan yang ingin mempekuat sekaligus meningkatkan ekonomi Turki.

    "Kita semua bersama-sama menyaksikan mimpi Turki yang berusia 60 tahun menjadi kenyataan," ujar Erdogan dalam pidato peresmian seperti dikutip dari Reuters.

    Erdogan juga mengatakan bahwa Turki bertujuan tidak hanya untuk menjual mobil di dalam negeri tetapi juga ingin menjadi merek global. Rencana dimulai dengan masuk ke Eropa. "Ketika kita melihat mobil ini di jalan-jalan di seluruh dunia, kita akan mencapai tujuan kita," ujarnya.

    Seusai memberi pidato, sebuah mobil SUV merah dan Sedan abu-abu muncul di Panggung. Mobil itu menggunakan label TOGG. sebuah konsorsium yang akan memproduksi mobil listrik di Turki.

    Untuk menunjang infrastruktur elektrifikasi itu, Erdogan mengatakan bahwa pengisian daya mobil listrik akan siap secara nasional pada tahun 2022.

    TOGG sendiri merupakan singkatan dari Turkey's Automobile Initiative Group. Perusahaan ini didirikan pada pertengahan 2018 oleh lima kelompok industri, antara lain, Anadolu Group, BMC, Kok Group, Turkcell, dan Zorlu Holding.

    Bos TOGG adalah mantan eksekutif Bosch, Gurcan Karakas. Sementara jabatan Chief Operating Officer TOGG dipegang oleh, Sergio Rocha, yang juga merupakan mantan CEO General Motors Korea. Mobil listrik TOGG disebut akan memulai produksi pada 2022 dengan SUV kompak.

    Turki sendiri sudah menjadi eksportir otomotif ke Eropa, dengan mobil yang dibuat di dalam negeri oleh perusahaan-perusahaan seperti Ford, Fiat Chrysler, Renault, Toyota, dan Hyundai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.