Royal Enfield Akan Keluarkan Motor Khusus Wanita

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Motor Royal Enfield seri Bullet Himalayan yang dipamerkan dalama acara Gaikindo Indonesia Intenational Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang, Banten, 12 Agustus 2016. Royal Enfield. TEMPO/Fajar Januarta

    Motor Royal Enfield seri Bullet Himalayan yang dipamerkan dalama acara Gaikindo Indonesia Intenational Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang, Banten, 12 Agustus 2016. Royal Enfield. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, JakartaRoyal Enfield sedang menyiapkan model baru yang menargetkan konsumen wanita dan pengendara pemula. Media di India, IndianAutosBlog.com mengungkap dokumen bahwa Royal Enfield telah mendaftarkan motor baru Hunter ke lembaga setempat.

    Mengikuti nomenklatur, Royal Enfield Hunter kemungkinan besar memiliki gaya off-road yang merupakan pengembangan dari Royal Enfield Himalayan dalam portofolio perusahaan. Rincian perpindahan tentang model baru belum diketahui.

    Masih terlalu dini untuk menyebut secara konkret tentang model sepeda motor baru ini, meskipun banyak pihak mengasumsikan bahwa model baru ini akan menggunakan perangkat yang lebih murah untuk menekan harga tetap kompetitif. Sehingga kemungkinan besar suspensi akan menggunakan model teleskopik konvensional di bagian depan. Bagian belakang tetap menggunakan suspensi mono-shock untuk mengimbangi kompetitor. Pengereman diduga menggunakan cakram di kedua roda termasuk penggunaan ABS dua kanal.

    Sumber lain menurut Cartoq menyebutkan bahwa motor ini hanya berkapasitas mesin 250cc dengan pengembangan dari Explorer. Kode motor baru Royal Enfield ini adalah J1C. Dengan kapasitas lebih kecil tentu akan membantu wanita dan pemula bisa dengan mudah mengendalikan kendaraannya. Sepeda motor Royal Enfield ini perkirakan melakukan debut pada kuartal pertama tahun 2020.

    Explorer 50 adalah sepeda motor ringan Royal Enfield yang dijual pada 1980-an dan 1990-an. Motor ini menggunakan gearbox manual tiga kecepatan dan ditujukan untuk pembeli yang merasakan kemalahan dengan model Bullet 350cc dan 500cc.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.