Pembalap Papan Atas Nasional Ramaikan Balap Tahun Baru di Yogya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan pembalap meramaikan balapan semalam suntuk di halaman Stadion Mandala Krida, Yogyakarta pada malam tahun baru Selasa 31 Desember 2019. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Ratusan pembalap meramaikan balapan semalam suntuk di halaman Stadion Mandala Krida, Yogyakarta pada malam tahun baru Selasa 31 Desember 2019. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Sejumlah pembalap nasional turut meramaikan gelaran balap motor semalam suntuk yang digelar di lapangan parkir barat Stadion Mandala Krida Yogya Selasa 31 Desember 2019 petang hingga Rabu dini hari 1 Januari 2020.

    Dalam ajang bertajuk VSC Old & New Year Nite Race 2020 yang dihelat Venture Sport Club (VSC) Yogyakarta itu, nama pembalap kawakan seperti
    Gupito Kresna dan Syamsul Arifin ikut serta.

    "Untuk pembalap nasional yang ikut ajang ini ada Gupito Kresna dan Syamsul Arifin," ujar ketua panitia kegiatan itu Najib M Saleh Selasa (31/12).

    Gupita sendiri tahun 2018 lalu bersama pembalap Indonesia, Wahyu Aji Trilaksana berhasil meraih podium tertinggi di kelas Underbone 150cc Asia Road Racing Championship atau ARRC di Sirkuit Suzuka, Jepang.

    Gupita yang berasal dari Yogya itu, saat itu menorehkan catatan waktu 16 menit 6,473 detik dan hanya berselisih tipis dengan Wahyu Aji hanya 0,063 detik.

    Adapun Syamsul Arifin merupakan
    pembalap nasional asal Yogya yang juga terjun dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019 mewakili DIY.

    Syamsul Arifin tampil di kelas kejurnas (seeded MP1 dan MP2).

    Selain Gupita Kresna dan Syamsul Arifin, ada pula empat pembalap yang merupakan anak asuh mantan pembalap nasional Hendriansyah asal Yogya yang tampil dalam gelaran itu.

    "Total pembalap yang ikut ajang ini
    ada 346 starter," kata Nadjib.

    Ajang balap semalam suntuk ini sendiri diterangi penerangan sirkuit berkekuatan 40.000 watt. Selain itu, para pembalap juga lebih duli menjajal sirkuit dalam latihan bebas.

    Balap semalam suntuk ini sudah menjadi tradisi rutin di Yogya setiap pergantian tahun. Event ini sudah dihelat tanpa putus 20 tahun terakhir.
    "Event balap ini sudah dimulai sejak tahun 2000, setiap malam Tahun Baru kami selalu hadir. Kini masuk tahun ke 20," ujar Najib.

    Dalam balapan semalam suntuk yang juga akan diselingi pesta kembang api itu lebih dari 20 kelas diperlombakan. Dari kelas motor bebek, matic, vespa, trail, hingga sport.

    Kelas bebek yang diperlombakan seperti kelas bebek 150 cc 4 Tak T.U. Mix (MP 1 Open), kelas bebek 125 cc 4 Tak T.U. Mix (MP 2 Open), kelas bebek 150 cc 4 Tak Tune-up Mix Pemula A (MP 3), kelas bebek 125 cc 4 Tak Tune-up Mix Pemula A (MP 4)
    juga kelas bebek 150 cc 4 Tak Standard Pemula B (MP 5) dan kelas bebek 125 cc 4 Tak Standard Pemula B (MP 6).

    Adapun untuk kelas matic yang diperlombakan seperti kelas Matic sampai dengan 130 cc 4 Tak Standard Terbuka, Kelas Matic sampai dengan 130 cc 4 Tak Standard Khusus Wanita, Kelas Matic sampai dengan 130 cc 4 Tak Tune Up Terbuka, Kelas Matic sampai dengan 150 cc 4 Tak Tune-up Terbuka dan Kelas Matik FFA sampai dengan 250 cc Terbuka.

    Ada pula untuk kelas motor sport dibuka Kelas Sport 140cc 2 Tak Tuned up non build up Terbuka, dan Kelas Sport 135cc 2 Tak Terbuka. Untuk pemula atau anak usia 6-14 tahun juga bisa turut untuk Kelas Bebek 110 cc 2 Tak Khusus usia 16 - 21 tahun Pemula, Kelas Bebek 116 cc 2 Tak Khusus Pemula Terbuka, Kelas Bebek 150 cc ECU Standard Pemula usia 14 tahun, Kelas Khusus Mini GP usia dibawah 10 tahun serta Kelas Khusus Mini GP usia diatas 10 tahun.
    Untuk kelas motor khusus ada Kelas Khusus Vespa 175 cc Tune-up Pemula dan Kelas Khusus Trail 175 cc Terbuka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.