Banjir Jakarta Diyakini Akan Akibatkan Penjualan Mobil Anjlok

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil terendam banjir di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu 1 Januari 2020. Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Mobil terendam banjir di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu 1 Januari 2020. Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan mobil pada awal tahun akan mengalami tekanan dengan adanya bencana banjir Jakarta dan sekitarnya. Executive General Manager Toyota Training Center Fransiscus Soerjopranoto mengatakan pengaruh negatif banjir ini terhadap penjualan mobil di pasar domestik tidak dapat terhindarkan. Pasalnya, sekitar 20 persen penjualan otomotif di Tanah Air dikontribusi oleh wilayah DKI Jakarta.

    “DKI Jakarta sebagai penyumbang kira-kira 20 persen penjualan otomotif nasional. Tentu saja, kondisi ini akan berimbas pada angka penjualan Januari,” katanya kepada Bisnis, Rabu 1 Januari 2020.

    Dia mengatakan bahwa kondisi ini juga dapat direspons oleh para konsumen dengan membeli mobil baru. Namun, hal itu baru akan dilakukan konsumen apabila kebutuhan lainnya, seperti perbaikan rumah akibat banjir, sudah terselesaikan.

    Selain mengganti kendaraan, menurutnya para konsumen akan terlebih dahulu mengupayakan perbaikan mobil yang tergenang banjir. Hal ini juga akan memakan waktu cukup lama, terutama jika melibatkan klaim asuransi kendaraan.

    “Walaupun mungkin ada beberapa pemakai kendaraan yang akan mengganti kendaraannya akibat terendam banjir, tetapi mereka biasanya membutuhkan waktu untuk melakukannya, karena kesibukan pascabanjir, seperti berbenah rumah, dan kebutuhan lainnya yang lebih penting terlebih dahulu,” katanya.

    Di samping itu, proses produksi dan logistik barang juga dapat menghadapi masalah besar akibat banjir ini. Proses pengiriman barang ke DKI Jakarta dari pabrik otomotif yang rata-rata berada di kawasan Jawa Barat akan menjadi tantangan bagi industri otomotif.

    “Logistik pasti terhambat, apalagi ada penutupan di beberapa tempat supaya tidak terkena banjir, misalnya, di Cikampek hari ini ditutup,” katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.