Desain Nissan Note 2020 Agresif Bisa Jadi Idola Pembeli Hatchback

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Render Nissan Note 2020. Sumber: creative311.com

    Render Nissan Note 2020. Sumber: creative311.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Nissan Motor Indonesia akan menghadirkan sejumlah line up kendaraan listriknya pada tahun ini, diantaranya LEAF dan Note. Note belum mengadopsi penggerak full listrik namun hybrid. Di Jepang, Nissan sedang menyiapkan facelift dari Note yang lebih sporty keluar dari paten Nissan. Desain yang agresif diduga strategi untuk menarik konsumen kawula muda.

    Mengutip media Jepang The Best Car, mobil yang dijadwalkan muncul sekitar musim panas 2020 akan memiliki desain yang tegas dan aerodinamis. Sementara grill V motion tetap dipertahankan sebagai kekhasan Nissan dan memiliki kemiripan dengan mobil konsep Aliyah. Sebuah render diungkap situs berita mobil Spyder7 yang memiliki kemiripan dari desain mobil konsep.

    Menurut informasi dari mantan pejabat Nissan, "Ini (mobil) akan muncul dengan desain yang sama sekali berbeda dari yang saat ini". Adapun gambar render Nissan Note baru tampaknya mengubah pintu belakang dari bukaan horizontal ke pintu geser, memiliki kemiripan dengan Toyota Sienta dan Honda Freed yang baru.

    Informasi lain dari The Best Car, ukuran bodi Note yang baru adalah panjang 4.100 mm x lebar 1.695 mm x tinggi 1.500 mm, yang membuatnya menjadi ukuran yang kompak dengan kapasitas muat dan kenyamanan di dalam ruangan.

    Pada bagian penggerak, e-POWER tampaknya diadopsi serupa dengan mesin sebelumnya. Penggerak mobil mengandalkan mesin dengan kapasitas 1,2 L inline tiga-silinder dikombinasikan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 150ps dan torsi maksimum 103Nm.

    Nissan Note e-POWER (2WD) akan dijual sekitar 2 juta yen atau sekitar Rp 258 juta hingga 2,5 juta yen atau Rp 322 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.