Jeep Pamer Mobil Hybrid di CES 2020, dari Compass hingga Wrangler

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jeep Wrangler Rubicon Plug-in Hybrid di CES 2020. (Carscoops)

    Jeep Wrangler Rubicon Plug-in Hybrid di CES 2020. (Carscoops)

    TEMPO.CO, JakartaJeep menggemparkan ajang CES 2020, ketika mengumumkan versi plug-in hybrid dari Compass, Renegade dan Wrangler.

    Meski demikian, seperti dilansir dari Carscoops, Jeep belum siap untuk berbicara spesifik. Adapun konsep yang dihadrikan tampak dengan aksen biru sebagai simbol mobil ramah lingkungan.

    Jeep versi Plug in Hybrid, tentu saja dilengkapi dengan port pengisian yang dapat ditemukan di fender sisi pengemudi belakang pada merek Compass dan Renegade. Sementara untuk Jeep Wrangler, port pengisian terletak di bawah pilar-A bagian kiri.

    Kendati demikian, Jeep menolak merilis spesifikasi kinerja mobil versi PHEV ini. Hanya saja, untuk Wrangler diduga menggunakan mesin V6 3,6 liter plus dua motor listrik dan paket baterai lithium-ion 16 kWh.

    Dengan begitu, SUV kekar ini dapat menghasilkan tenaga gabungan 260 hp (194 kW / 264 PS). Adapun kemampuan untuk motor listrik diprediksi hanya mampu bertahan hingga 32 mil atau sekitar 51 kilometer lebih.

    Sementara untuk Jeep Compass dan Renegade PHEV kemungkinan akan hadir dengan mesin bensin 1,3 liter turbocharged dan motor listrik. Tenaga diduga bisa mencapai 237 hp (178 kW / 240 PS) dan dapat melakukan perjalanan sejauh 50 kilometer dengan menggunakan mode listrik saja.

    Terlepas dari spesifikasinya, Jeep mengatakan bahwa varian PHEV merupakan langkah pertama dalam rencana mereka untuk menawarkan opsi elektrifikasi pada semua model pada tahun 2022. Mereka juga menyebut plug-in hybrid akan lebih mampu dan lebih menyenangkan untuk dikendarai, berkat torsi dan respons engine yang lebih besar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.