Toyota Dikabarkan Punya SUV Imut Baru Jadi Pesaing Nissan Juke

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mobil SUV hybrid Toyota. Sumber: carscoops.com

    Ilustrasi mobil SUV hybrid Toyota. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, JakartaToyota dikabarkan telah menyiapkan SUV mungil baru untuk mengikuti pergeseran tren. SUV ini akan memiliki dimensi lebih kecil dibandingkan Toyota C-HR yang selama ini bertarung dengan Honda HR-V dan Nissan Juke. Platfom yang digunakan akan serupa dengan Toyota Yaris Eropa.

    Auto Express melaporkan bahwa SUV kecil baru Toyota akan muncul ke publik pada paruh kedua tahun ini, untuk bertarung dengan Nissan Juke. Bahkan jika masuk Indonesia, akan menjadi pesaing Suzuki Ignis. Mobil ini akan memiliki panjang sekitar 4 meter.

    Executive Vice-President Toyota Eropa, Matt Harrison, mengatakan bahwa segmen spesifik terus berkembang, menarik pelanggan turun dari segmen-C Toyota Corolla. Harrison menambahkan bahwa walaupun mereka cukup terkesan dengan popularitas C-HR di pasar Eropa, mereka ingin memberikan sesuatu yang baru.

    SUV berbasis Yaris mendatang akan menjadi model kedua Toyota untuk menggunakan arsitektur GA-B yang fleksibel, menampilkan suspensi MacPherson di bagian depan dan torsion beam di bagian belakang. Dibandingkan dengan hatchback Yaris, mobil ini diperkirakan sedikit lebih panjang dan lebih tinggi sekitar 40 mm, menampilkan jarak sumbu roda yang lebih panjang dan dimensi yang lebih lebar juga. Platform ini juga kompatibel dengan suspensi belakang multi-link yang lebih halus, yang menunjukkan bahwa Toyota dapat menawarkan versi AWD.

    Soal dapur pacu, SUV ini mengandalkan powertrain hybrid, 1,5 liter listrik yang digunakan oleh Yaris hatchback dengan tenaga 113 HP dan penggerak roda depan. Toyota mungkin menawarkan model bensin 1.5 liter reguler di pasar tertentu dan tergantung permintaan.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.