Daihatsu Malaysia Perodua Hadirkan Sedan Sporty Baru Bezza

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perodua Bezza. Sumber: paultan.org

    Perodua Bezza. Sumber: paultan.org

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Perodua, yang memegang APM Daihatsu di Malaysia meluncurkan facelift sedan Bezza. Harga ketika sudah dikonversi ke rupiah sebesar Rp 117 juta untuk tipe terendah dan Rp 167 juta untuk tipe tertinggi.

    Seperti dilansir dari Paultan.org, tepat tiga setengah tahun sejak Sedan pertama kali, memasuki pasar Malaysia, Bezza telah menjadi favorit dengan angka penjualan mencapai 184.000 unit.

    Terbaru, Perodua Bezza tampil lebih berani dari generasi sebelumnya dengan kombinasi bumper baru dan lampu kabut yang agresif. Terdapat pula desain grill yang pajang horizontal.

    Di bagian belakang, terdapat garis tajam pada bumper yang didesain ulang dengan skirt yang lebih dalam. Bumper belakang juga sedikit diperluas untuk aerodinamika yang lebih baik.

    Perodua Bezza. Sumber: paultan.org

    Perodua Bezza terbaru juga sudah dilengkapi sistem bantuan pengemudi Advanced Safety Assist (ASA) yang bisa mendeteksi Pejalan Kaki, Peringatan Pra-Tabrakan, Pengereman Pra-Tabrakan, Peringatan Keberangkatan Depan, dan Kontrol Pengoperasian Pedal.

    Tak hanya itu, Sedan baru ini juga dilengkapi fitur dengan tombol push start, sensor depan, dan kamera mundur.

    Di bagian mesin tak ada perubahan signifikan. Bezza masih menggunakan mesin VVT-i tiga silinder dengan tenaga 67 hp dan 91 Nm. Tersedia juga pilihan empat silinder dengan tenaga 94 hp dan 121 Nm. Untuk transmisi, tersedia varian manual dengan lima percepatan dan otomatis empat percepatan.

    Untuk memberi kenyamanan pada konsumen, di bagian kaki-kaki telah mengalami peningkatan suspensi. Kursi belakang juga dapat diatur 23 hingga 27 derajat.

    Mobil Perodua dijual mulai RM34.580 atau setara Rp 117 juta hingga RM 49.980 atau setara Rp 169 juta. Setiap pembelian berhak mendapatkan garansi lima tahun atau jarak tempuh 150.000 kilometer.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.