Jeep Wrangler Rubicon Recon 2020 Bocor, Lebih Sangar

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jeep Wrangler Rubicon Recon 2020 (Motor1)

    Jeep Wrangler Rubicon Recon 2020 (Motor1)

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahan otomotif termana asal Amerika Serikta, Jeep telah membocorkan kabar perilisan kendaraan terbarunya, Jeep Wrangler Rubicon Recon Edisi 2020 pada forum JL Wrangler. Kabar itu memberi seluruh detail pembeda, termasuk tambahan duit sebesar US$ 2.755 atau Rp 40 jutaan yang harus dikeluarkan bila ingin mendapatkan mobil tersebut dibanding model reguler. 

    Recon hadir secara eksklusif dengan mesin 2.0 liter empat silinder turbocharged. Bodi mendapat stiker "hood hitam matte" dengan garis-garis merah. Ada juga warna di gril hitam dengan perpaduan abu-abu.

    Terdapat juga pembaruan lampu LED dan bumper baja di kedua ujungnya, yang dapat berfungsi sebagai body kit saat off-road. Mobil ini juga memiliki dua pasang ban berukuran 33-inci yang siap menghadapi medan lumpur.

    Ada juga beberapa peningkatan kecil di bagian interior seperti sabuk pengaman yang merah menambah perubahan kontras pada kabin. Kursi-kursi pun memiliki jahitan merah dan terdapat bantalan tengah yang dibungkus PUR untuk kursi, serta sebuah tas jejak juga ada di antara asesorisnya.

    Recon tampaknya merupkan cara bagi Jeep untuk mengkombinasikan beberapa sepsifikasi yang terdapat pada Wrangler dan Rubicon. Model ini menawarkan tampilan istimewa dengan ujung depannya yang hitam, roda yang berbeda, dan ban yang kokoh.

    Kabar perilisan ini juga, terbit bersama kabar mengenai data penjualan Wrangler di tahun 2019. Di mana mobil SUV garang ini mengalami sedikit penurunan dari penjualan tahun lalu.

    Tahun 2019 Jeep hanya menjual 228.032 unit, sementara pada tahun sebelumnya mereka mampu menjual Jeep Wrengler sebanyak 240.032 unit. Itu berarti terjadi penurunan sebesar 5 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.