Begini Sosok Harley-Davidson Murah yang Akan Dibawa ke Indonesia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Harley-Davidson kapasitas menengah. Dok Benelli

    Harley-Davidson kapasitas menengah. Dok Benelli

    TEMPO.CO, JakartaHarley-Davidson memastikan akan menyiapkan motor baru dengan kapasitas kecil untuk menggarap pasar Asia. Pabrikan asal Amerika Serikat ini akan menggandeng pabrikan Cina Zhejiang Qianjiang yang juga satu grup dengan Benelli. Motor Harley baru ini akan menggunakan mesin 338 cc dengan konfigurasi pararel.

    Mesin Harley ini akan menggunakan basis dari Benelli 302. Mesin 338cc yang akan dipakai menggunakan ukuran stroke 45,2mm dan 69mm yang lebih besar dari mesin 500cc Benelli yang lebih besar, seperti yang digunakan dalam TRK 502 dan Leoncino 500. Mesin yang mengandalkan pendinginan dengan cairan ini memiliki tenaga sekitar 40 bhp dengan torsi 19 ft-lbs. Tak hanya mesin, Harley baru juga akan menggunakan sasis, suspensi hingga sejumlah perangkat lain. Artinya, motor Harley ini akan memiliki banyak kemiripan dengan motor naked buatan Benelli ini.

    Benelli 302S. Sumber: visordown.com

    Yang menarik adalah merekatnya hubungan antara Benelli dan Harley-Davidson yang telah memberi petunjuk bahwa motor ini akan diluncurkan pada tahun ini. Foto Harley terbaru telah bocor dan diunggah di salah situs sepeda motor Thailand.

    Harley-Davidson 388 akan diluncurkan di pasar Asia untuk meningkatkan penjualan setelah pasar di Amerika Serikat mulai menurun. Dengan adanya kesamaan dari mesin hingga sasis maka pemilik Harley kapasitas kecil akan memudahkan perawatan. Konsumen jika tidak menemukan bengkel resmi Harley bisa menggunakan atau masuk bengkel Benelli.

    Presiden Direktur Benelli Motor Indonesia Stefan Kentjana Putra menyebut ada kemungkinan nantinya produk Harley-Davidson 338 akan dirakit di Indonesia. Hanya saja, ia meminta waktu sampai ada keputusan pasti soal produksi massal Harley-Davidson 338 pada akhir 2020.

    "Bisa banget (perakitan di Indonesia). Produk Harley akan diproduksi di pabrik Benelli. Saya punya autorize bisa rakit di sini kalau mau konsider harga kompetitif. Kalau saya tidak minat kapasitas kecil, distributor Harley di sini tidak punya pabrik," ujarnya pada Juli 2019.

    Saat ini, Benelli telah memiliki pabrik perakitan di Gunung Putri, Bogor dengan kapasitas perakitan 5.000 unit per bulan. Jumlah itu akan ditingkatkan dengan adanya penambahan pabrik baru di Cibinong dan Karawang. Di Cibinong kemungkinan kerjasama dengan pihak Kalla Group yang kini menjadi rekan dealer Benelli. "Nanti kapasitasnya minimal dua kali lipat," ujarnya.

    Meski peluang perakitan terbuka, Stefan mengaku tidak melakukan persiapan khusus jika nanti produk Harley-Davidson kapasitas kecil masuk Indonesia. "Saya tidak ada persiapan khusus. Mereka sudah komitmen akan fokus dulu di pasar Cina," ujarnya.

    VISOR DOWN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.