Yamaha Hadirkan R15 dengan ABS Dual Channel di India

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yamaha YZF-R15 hadir dengan ABS dual channel di India. Sumber: indianautosblog.com

    Yamaha YZF-R15 hadir dengan ABS dual channel di India. Sumber: indianautosblog.com

    TEMPO.CO, JakartaYamaha telah bersiap memasarkan Yamaha YZF-R15 model facelift di India. Model ini tidak banyak mengalami perubahan hanya penyesuaian aturan emisi dan keselamatan. Salah satunya penggunaan Antilock Brake System dual channel atau ABS di kedua rodanya. Bahkan, Yamaha telah mulai menyebarkan teaser.

    Dalam teaser tersebut terdapat dua warna pada Yamaha R15. Pertama, Racing Blue dan Darknight. Selain Racing Blue dan Darknight, R15 baru juga tersedia dalam pilihan warna Thunder Grey Matte. Racing Blue hadir dengan velg berwarna biru. Thunder Grey dan Darknight menampilkan velg hitam.

    YZF-R15 baru tetap menggandalkan mesin 155 silinder tunggal SOHC, berpendingin cairan, hanya saja tenaga yang dihasilkan lebih rendah maupun torsi. Mesin yang mengikuti aturan emisi baru hanya menghasilkan tenaga 18,6 PS pada 10.000 rpm dan torsi 14,1 Nm pada 8500 rpm dibandingkan model sebelumnya 19,3 PS dan 14,7 Nm. Mesin ini juga mempertahankan teknologi Variable Valve Actuation (VVA) dengan transmisi enam percepatan diuntungkan dan penggunaan assist and slipper clutch.

    Beda dengan Indonesia, Yamaha YZF R15 di India hanya mengandalkan suspensi teleskopik biasa belum menggunakan upside down. Adapun suspensi belakang sama menggunakan monoshock. Meski demikian varian di India lebih maju soal penggereman yaitu menggunakan ABS dual channel dengan cakram dan kaliper serupa dengan buatan Indonesia.

    Yamaha YZF-R15 Racing Blue dan Thunder Grey dijual INR 145,300 sekitar Rp 28 juta dan INR 145,900 sekitar Rp 28,1 juta, sedangkan warna Darknight adalah yang paling mahal di antara ketiganya, dan dijual dengan harga INR 147,300 atau sekitar Rp 28,4 juta.

    INDIAN AUTOSBLOG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.