Toyota Voxy Baru Meluncur Tahun Depan, Tambah Mewah

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Noah menjadi basis Voxy. Sumber: creative311.com

    Toyota Noah menjadi basis Voxy. Sumber: creative311.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobil mewah kelas menengah Toyota Voxy dikabarkan menjadi kandidat untuk mendapatkan facelift. Voxy akan digabungkan dengan model lainnya Noah dan Esquire. Model ini akan dikembangkan untuk mampu memperluas pasar dan meningkatkan penjualan model ini yang masih kalah dari model di atasanya Alphard maupun Vellfire.

    Bodi Voxy baru tetap mengadopsi model tanggung namun lebih aerodinamis. Modelnya akan mirip dengan kakaknya Alphad / Vellfire. Seperti diungkap Majalah The Best Car, bagian depan akan lebih menonjolkan kesan hitam dan gelap.

    Mesin disebut-sebut akan menggunakan hybrid. Ada bocoran akan menggunakan mesin RAV4 yaitu 2.0-liter 4 silinder segaris atau pilihan lain mesin yang dipakai Lexus UX250h. Tenaga mesin dan motor listrik mampu mencapai 146ps + motor 109ps dengan torsi maksimum 188Nm.

    Sedangkan penggerak roda menggandalkan empat penggerak atau E-Four. Sistem E-Four kemungkinan akan ditingkatkan dari RAV4 yang baru, dan kemungkinan akan digunakan pada SUV off-road.

    Interior kemungkinan meningkat dengan penambahan layar hiburan di dalam dengan fitur yang lebih komplit. Untuk platform, Voxy akan mengandalkan pada TNGA (Toyota New Global Architecture), yang merupakan platform generasi Toyota berikutnya, dan mengadopsi TNGA-C yang digunakan dalam model segmen C. Namun dengan menambah ukuran dari model saat ini, meningkatkan kekakuan, dan mengurangi bobot bodi.

    Sedangkan untuk ukuran bodi, Voxy akan memiliki dimensi 4.750 mm x 1.740 mm x 1.825 mm, dan jarak sumbu roda 2.850 mm. Mobil ini diperkirakan akan dijual mulai 2,7 juta yen atau sekitar Rp 310 juta hingga 3,5 juta yen.

    CREATIVE TREND


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.