Volvo-Unicom Kembangkan Mobil Cerdas Berteknologi 5G

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Volvo. REUTERS/Brendan McDermid

    Logo Volvo. REUTERS/Brendan McDermid

    TEMPO.CO, JakartaVolvo Cars menandatangani perjanjian dengan raksasa telekomunikasi Cina, Unicom, untuk mempromosikan teknologi Vehicle to Everything (V2X) di Cina berdasarkan teknologi 5G.

    “Pengembangan teknologi V2X berbasis 5G akan membawa mobil pintar lebih dekat dengan orang, dan memberikan lebih banyak kemungkinan untuk masa depan,” kata Yuan Xiaolin, Wakil Presiden Senior Volvo Car Group,seperti dikutip dari China Daily, Kamis, 16 Januari 2020.

    V2X mengacu pada pertukaran informasi antara kendaraan dan lingkungan luar. Dengan teknologi 5G, teknologi seluler V2X tidak hanya dapat mewujudkan pengemudian yang otonom, tetapi juga menyediakan informasi terkait kondisi jalan secara realtime untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

    Yuan mengatakan Cina adalah salah satu pasar terpenting bagi Volvo Cars, dan bahwa wilayah Asia-Pasifik, dengan Cina sebagai intinya, telah menjadi mesin yang kuat untuk pertumbuhan perusahaan.

    Tahun lalu, Volvo Cars mencatat penjualan lebih dari 150.000 di Cina. Ini adalah rekor baru penjualan Volvo di Cina. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.