All New Honda BeAT 2020 Meluncur, Begini Reaksi Yamaha

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) meluncurkan sepeda motor Yamaha Mio Reborn. Motor ini menggunakan ban tubeless dan berukuran lebih lebar. Jakarta, 14 Oktober 2017. TEMPO/Grandy Aji

    PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) meluncurkan sepeda motor Yamaha Mio Reborn. Motor ini menggunakan ban tubeless dan berukuran lebih lebar. Jakarta, 14 Oktober 2017. TEMPO/Grandy Aji

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra Honda Motor belum lama ini mengeluarkan model baru untuk motor matik di segmen entry level dengan menghadirkan All New Honda Beat 2020. Model baru ini memiliki tampilan agresif dibandingkan model lawas. Tak hanya itu, Beat juga akan menggendong fitur-fitur kekinian mulai dari socket charger, pembuka jok berada di kunci kontak, bagasi 12 liter dan mesin maupun sasis baru.

     

    Anton Widiantoro Manager Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menyatakan Yamaha masih percaya diri dengan desain Yamaha Mio yang selama ini menjadi kompetitor Honda Beat. "kami tetap pede dengan model saat ini. Tidak semua ingin irit tapi juga memikirkan pemakaian dalam setahun, maintanance," ujarnya.

    Apalagi menurut dia, konsumen saat ini masih sudah cerdas dalam menentukan pilihan. Ia menyakini mesin 125cc bluecore masih mumpuni. Adapun All New Honda Beat masih menggendong mesin 110cc dengan model long stroke yang memberikan torsi yang besar. Ia menyakini tren ke depan mesin 125cc lebih jadi pilihan dibandingkan 110cc. "Kami tidak khawatir. Tren orang kan ingin berkembang," ujarnya.

    Yamaha Mio M3 telah berusia diatas 5 tahun yang hadir pada 2014. Selama itu, Yamaha menghadirkan varian baru Mio S dengan desain lampu depan LED dan dek depan model baru. Pada 2018, Mio M3 juga mendapatkan fitut baru Start Stop System dimana mesin akan mati jika berhenti lama dan cukup tarik gas mesin menyala namun dengan desain bodi tak berubah. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.