Produksi Toyota Tacoma Dipindah dari AS ke Meksiko

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Toyota terlihat pada mobil hybrid Prius psds acara North American International Auto Show di Detroit, Michigan, AS (9/1). REUTERS/Mike Cassese

    Logo Toyota terlihat pada mobil hybrid Prius psds acara North American International Auto Show di Detroit, Michigan, AS (9/1). REUTERS/Mike Cassese

    TEMPO.CO, JakartaToyota Motor Corp mengumumkan bahwa mereka memindahkan produksi kendaraan niaga Tacoma dari Amerika Serikat ke Meksiko.

    Dilansir Reuters pada Sabtu, 18 Januari 2020, raksasa otomotif Jepang itu juga akan menutup produksi Toyota Sequoia di pabrik Indiana pada 2022 karena pabrik itu akan fokus menggarap mobil berjenis minivan.

    Toyota mengalihkan produksi Sequoia ke Texas, sementara pabrik Texas akan menyudahi produksi Tacoma pada akhir 2021 kemudian dipindahkan ke Meksiko.

    Toyota sudah memproduksi Tacoma di pabrik di Meksiko sejak 2004. Pada bulan lalu, pabrik Guanajuato juga sudah mulai merakit Toyota Tacoma.

    Toyota mengatakan kapasitas produksi Tacoma di Meksiko sekitar 266.000 per tahun. Tahun lalu, pembuat mobil itu menjual 249.000 unit Tacoma di Amerika Serikat, atau naik 1,3 persen.

    Toyota mengatakan langkah itu dilakukan demi "meningkatkan kecepatan operasional, daya saing dan transformasi di pabrik perakitan kendaraan Amerika Utara berdasarkan platform dan arsitektur umum."

    Pabrikan berlogo tiga elips itu berkomitmen menyelesaikan investasi senilai US$1,3 miliar untuk modernisasi pabrik di Indiana. Toyota memastikan tidak ada pengurangan tenaga kerja atas rencana itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.