Mau Membeli Mobil Bekas, Simak Tips Mengenali Pernah Kena Banjir

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga mencuci kendaraan mobil di kawasan Perumahan Greenville, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Ahad, 5 Januari 2020. Beberapa rumah, kendaraan, serta pertokoan masih terendam banjir. TEMPO/Gregorius Bramantyo

    Seorang warga mencuci kendaraan mobil di kawasan Perumahan Greenville, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Ahad, 5 Januari 2020. Beberapa rumah, kendaraan, serta pertokoan masih terendam banjir. TEMPO/Gregorius Bramantyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Membeli mobil bekas menjadi solusi bagi mereka yang kantongnya pas-pasan. Pembeli mobil bekas harus pandai-pandai mengamati kondisi kendaraan agar tak tertipu dengan kondisi bodi mulus namun dalemnya tak karuan. Salah satunya mobil bekas banjir.

    Banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya awal tahun lalu tentunya ada saja yang menjual mobilnya setelah menjalani perbaikan namun ada juga yang sengaja menutupi cacat tersebut. BMW membagikan sejumlah cara untuk mengenali kendaraan bekas terendam banjir. Ada sejumlah penanda kendaraan bekas banjir diantaranya sebagai berikut:

    1. Periksa rekam perawatan mobil
    Cara yang paling gampang adalah melihat rekam jejak perawatan mobil di bengkel resmi. "Pembeli harus aware terhadap riwayat servis dari mobil yang akan dibelinya. Melihat rekam perawatan mobil merupakan hal pertama yang dapat dilakukan," kata Kepala Cabang BMW Astra Used Car, Terry Tham dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa.

    Ciri-ciri mobil bekas banjir dapat terlihat dari jenis komponen yang diganti, seperti karet-karet, sisa pengeringan karpet, dan komponen internal mesin pada mobil berusia muda.

    2. Cium aroma interior
    Mobil bekas terendam banjir akan memiliki aroma interior bau lumpur yang tidak sedap. "Bahkan jika dibandingkan dengan mobil yang interiornya masuk dalam kategori tidak terawat, mobil bekas terendam banjir akan lebih bau lagi," kata Terry.

    3. Periksa baut-baut di bawah kursi
    Jika Anda menemukan korosi atau karat pada baut di area bawah kursi, ada indikasi mobil tersebut sudah pernah terendam banjir. Hal serupa juga disampaikan oleh Aftersales Manager BMW Astra, Budi Kurniawan "idealnya, baut-baut di dalam kabin tidak mudah berkarat, karena jarang terkena kontaminasi dari luar," kata Budi.

    4. Periksa elektrikal mobil
    Mobil generasi baru sudah menggunakan sistem elektrik yang kompleks. Anda dapat melakukan pengetesan pada perangkat elektronik di dalam mobil seperti klakson, audio, wiper, lampu kabin, lampu eksterior, dan power window. Pastikan tidak ada perangkat yang mengalami gangguan, seperti mati sebelah atau audio bersuara sember.

    5. Lakukan pemeriksaan bersama di bengkel resmi
    Jangan pernah melakukan transaksi sendiri, jika memang anda tidak mengerti lebih dalam dengan mobil. Jika Anda tidak mengerti sejauh apa pemeriksaan harus dilakukan, Anda dapat membawa mobil yang hendak dibeli ke bengkel resmi untuk pemeriksaan yang lebih komprehensif, terutama pada bagian rumit seperti mesin dan karet-karet pada kaki-kaki.

    6. Periksa asal usul mobil tersebut
    Langkah lainnya adalah dengan menggunakan dokumen seperti STNK dan BPKB untuk mengetahui apabila mobil tersebut berasal dari daerah rawan banjir atau tidak. Walaupun tidak semua daerah rawan banjir pasti terendam, Anda dapat menjadikannya pertimbangan tambahan untuk melakukan inspeksi lebih jauh.

    7. Waspada harga terlalu murah
    Salah satu alasan masyarakat memilih mobil bekas adalah karena harganya lebih murah daripada beli baru. Namun jangan terkecoh dengan harga yang terlampau murah sebelum melakukan langkah- langkah pemeriksaan seperti di atas, karena berisiko mendapatkan unit dengan kondisi bekas terendam banjir.

    8. Beli di diler mobil bekas terpercaya
    Hal termudah yang dapat Anda lakukan adalah membeli mobil bekas dari diler mobil bekas dengan standardisasi dan jaminan yang jelas.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara