Mobil Klasik Bakal Trabas Perbukitan Gunungkidul Akhir Bulan Ini

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ford Fairline milik Suci Teguh yang akan turun dalam ajang Rally Jelajah Wisata Wonosari 26 Januari 2020. Dok. istimewa

    Ford Fairline milik Suci Teguh yang akan turun dalam ajang Rally Jelajah Wisata Wonosari 26 Januari 2020. Dok. istimewa

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Puluhan mobil klasik lansiran di atas tahun 1940 bakal menunjukkan performanya dalam ajang bertajuk Rally Wisata Jelajah Wonosari di Kabupaten Gunungkidul pada 26 Januari 2020 mendatang.

    Dalam event yang dihelat Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Yogyakarta itu, tak kurang 80 an mobil kuno bakal adu performa melintasi sejumlah obyek wisata di Gunungkidul dengan rute sejauh kurang lebih 90 kilometer.

    Mereka berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. "Rally PPMKI ini merupakan rally wisata untuk jelajah Gunungkidul sisi utara, wilayah perbukitan,” ujar Ketua PPMKI Yogyakarta Suci Teguh kepada Tempo Selasa 21 Januari 2020.

    Dalam ajang yang mengambil start di Hutan Bunder dan finishnya di Alun-alun Wonosari itu sejumlah mobil yang benar benar tua alias hampir berumur seabad ikut turun. Seperti yang tertua Dodge Brother 1928, Chevrolet 1930 an, Ford 1930 an dan lainnya.

    Suci menuturkan dirinya sendiri akan mengendarai Ford Fairlane rilisan tahun 1958. Mobil legendaris itu, menurut Suci, populasinya sangat langka di Indonesia bahkan dunia.

    Mobil tua berkapasitas mesin 4.000 cc itu diperoleh Suci sekitar 16 tahun silam, dari seorang pengusaha di Salatiga Jawa Tengah.

    Penemuan mobil Ford Fairlane itu pun juga tak disengaja. Karena sebenarnya Suci saat itu sedang mencari mobil Hard Top pick up nya yang baru saja raib dicuri orang saat terparkir di garasi rumah.

    “Waktu itu Ford Fairlane itu dijual ke saya Rp 25 juta, saya juga nggak tawar saat itu, langsung beli,” ujar Suci yang juga Ketua Forum Otomotif Yogyakarta itu.

    Saat ditemukan, kondisi mobil Ford Fairlane itu juga masih berjalan normal dan tidak dalam kondisi mogok.

    Yang membuat unik dalam mendapatkan mobil itu, ujar Suci, ia tak boleh membawa pulang mobil yang sudah dibelinya itu sebelum pencoblosan pemilihan presiden saat itu. Mobil itu seolah dianggap sebagai peruntungan agar presiden pilihan pemilik mobil itu berhasil menang pemilu.  

    Setelah seluruh mobil itu direstorasi, Suci menuturkan Ford Fairlane-nya sempat ditawar hingga Rp 400 juta. Ia tak mau menjualnya karena setelah ditelusuri,di Indonesia jenis Ford Fairlane hanya ada dua unit.

    Satu unit Ford Fairlane lagi sepengathuannya di simpan seorang pengusaha di sebuah gudang dan tak pernah dikeluarkan. “Daripada mobil saya yang dibeli, mending saya yang beli satu lagi kalau nemu seperti ini,” ujarnya.   


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.