Bukan Daihatsu Taft, Rocky Akan Hadir di Malaysia: Mesin Turbo

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model SUV kompak ini diperkirakan merupakan generasi terbaru dari Daihatsu Rocky. Dipamerkan di Tokyo Motor Show 2019. Tokyo, Jepang, 25 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Model SUV kompak ini diperkirakan merupakan generasi terbaru dari Daihatsu Rocky. Dipamerkan di Tokyo Motor Show 2019. Tokyo, Jepang, 25 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Perodua, APM Daihatsu di Malaysia memastikan akan menghadirkan SUV kompak yang handal. Saat ini, Daihatsu memiliki dua model SUV kompak yaitu Daihatsu Rocky dan Daihatsu Taft. Presiden dan CEO Perodua, Dato Zainal Abidin Ahmad mengisyaratkan bahwa mereka akan lebih memilih Rocky masuk Malaysia pada tahun ini. Kemungkinan arahnya adalah Perodua D55L yang sudah ramai dibahas media Malaysia.

    Saat ini, Perodua hanya memiliki SUV 7-kursi Aruz. Dato Zainal mengatakan mereka tidak bisa hanya mengandalkan satu model jika mereka ingin bersaing di segmen SUV. Sebenarnya, Perodua memamerkan Perodua X-Concept, mobil konsep SUV 5-kursi di Kuala Lumpur International Motor Show 2018. Hal tersebut disusul dengan debut resmi Daihatsu Rocky / Toyota Raize setahun kemudian.

    Bagian belakang SUV yang diperkirakan generasi terbaru Daihatsu Rocky. Tokyo, 25 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Daihatsu Rocky menggunakan di platform DNGA (Daihatsu New Global Architecture) yang merupakan turunan dari platform TNGA yang dibuat untuk efisiensi. Platform ini mencapai Level 2 Advanced Driving Assistance Systems (ADAS) dan elektrifikasi.

    Di Jepang, Rocky menggunakan mesin bensin 1-silinder 1,0 liter 3-silinder turbocharged 1KR-VET yang dipasangkan dengan CVT otomatis. Tenaga yang dihasilkan mencapai 98 PS dan torsi 140 Nm dengan all-wheel drive. Rocky 2WD memiliki konsumsi bahan bakar 5,37L / 100km berdasarkan tes WLTP. Konsumsi bahan bakar naik hingga 5,7L / 100km pada model penggerak semua-roda.

    WAPCAR | PANDU LAJU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.