Suzuki India Pamer Teaser SUV Coupe Bertenaga Listrik

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Futuro Concept (Carscoops)

    Suzuki Futuro Concept (Carscoops)

    TEMPO.CO, Jakarta - Maruti Suzuki India akan memamerkan konsep mobil listrik Futuro-E di Auto Expo 2020 pada 5 Februari 2020. Siluet Futuro-E sudah dirilis, terlihat mirip Baleno hatchback dan Swift Sport. 

    Namun pihak Maruti menyebut bahwa mobil listrik ini adalah SUV Coupe. Mereka juga mengatakan, SUV ini dibuat secara eksklusif dengan cat unik yang secara dramatis mampu menciptakan gerakan visual.

    Direktur Eksekutif Senior (Teknik), Maruti Suzuki India Limited, CV Raman mengatakan, konsep Futuro-E menggemakan komitmen Maruti Suzuki untuk membuat desain yang menarik untuk generasi masa depan. Mobil ini kata dia menawarkan pandangan sekilas ke masa depan yang mewakili visi Maruti Suzuki untuk pasar mobil India.

    "Dipatok sebagai mobil India dengan kepekaan global, Konsep Futuro-E mempertimbangkan keinginan yang berkembang dari cita-cita generasi muda. Keindahannya terlihat dari kesederhanaan dan detail yang luar biasa," kata Raman seperti dilansir dari Rushlane, Jumat 24 Januari 2020.

    Dia menambahkan, bahwa desain Futuro-E adalah perpaduan yang menarik dari sebuah coupe dengan SUV. Mobil ini awal yang signifikan dari arsitektur SUV arus utama dan diharapkan akan meningkatkan desain bar Utility Vehicle di India.

    Meski demikian, belum banyak informasi detail yang terungkap tentang mobil ini. Tapi satu hal yang pasti, konsep ini sama sekali tidak dekat dengan desain listrik Maruti WagonR, yang telah muncul di beberapa di internet saat melakuka uji coba di jalan-jalan India.

    Apakah ini berarti Maruti memiliki rencana untuk meluncurkan dua mobil listrik secara berurutan di masa mendatang. Mari kita tunggu, termasuk apakah ada rencana Suzuki Indonesia mengimpor mobil listrik dari India seperti beberapa model yang tersedia saat ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.