General Motors Investasi Rp 30 Triliun untuk Truk Listrik

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siluet truk listrik General Motors yang diduga merupakan generasi terbaru Hummer. (Car And Driver)

    Siluet truk listrik General Motors yang diduga merupakan generasi terbaru Hummer. (Car And Driver)

    TEMPO.CO, JakartaGeneral Motors menginvestasikan US$ 2,2 miliar atau setara Rp 30 triliun di pabrik baru untuk membangun truk listrik premium selama empat tahun ke depan.

    Investasi itu akan ditanam di pabrik Detroit. Kemungkinan besar akan digunakan untuk memproduksi Hummer generasi terbaru.

    Pabrik Detroit-Hamtramck saat ini mengoperasikan satu shift produksi sedan Cadillac CT6 dan Chevrolet Impala.

    Pabrik akan idle selama beberapa bulan mulai akhir Februari ketika GM memulai renovasi untuk produksi truk listrik dan SUV.

    Ford juga diharapkan mulai membangun pickup listrik premium pada akhir 2021 di pabrik perakitan area Detroit. Ford dan GM memperkirakan produksi truk listrik tahunan mencapai sekitar 40.000 unit pada tahun 2024, kata para analis seperti dilaporkan Reuters. 

    Sebelumnya, General Motors diperkirakanakan mengumumkan kembalinya Hummer di pertandingan final sepak bola Amerika (Super Bawl) yang berlangsung pada 3 Februari 2020.

    Mengutip The Wall Street Journal, GM telah menggaet LeBron James untuk membintangi iklan Super Bowl yang akan mempromosikan kembalinya Hummer. Hummer generasi terbaru dijadwalkan mulai diproduksi pada akhir 2021 dan dilaporkan akan menjadi truk pikap untuk penggemar offroad.

    Menurut beberapa laporan, Hummer tidak akan menjadi merek yang berdiri sendiri, tetapi lebih ke sebagai sub-merek GMC.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.