Tiga Pelanggaran Ini Bisa Terkena E-TLE Roda Dua

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kamera pengawas atau 'closed circuit television' (CCTV) terpasang di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis 23 Januari 2020. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menerapkan tilang elektronik atau 'electronic traffic law enforcement' (ETLE) untuk pengendara sepeda motor di sepanjang Jalan Sudirman - MH Thamrin dan jalur koridor 6 Trans-Jakarta Ragunan-Dukuh Atas mulai awal Februari 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Kamera pengawas atau 'closed circuit television' (CCTV) terpasang di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis 23 Januari 2020. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menerapkan tilang elektronik atau 'electronic traffic law enforcement' (ETLE) untuk pengendara sepeda motor di sepanjang Jalan Sudirman - MH Thamrin dan jalur koridor 6 Trans-Jakarta Ragunan-Dukuh Atas mulai awal Februari 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Penindakan sistem tilang elektronik atau E-TLE roda dua mulai dilaksanakan per 1 Februari 2020. Kepolisian akan memfokuskan pada tiga jenis pelanggaran dalam penilangan.

    "Pertama adalah tidak memakai helm, kemudian yang kedua adalah marka jalan atau menerobos lampu merah dan ketiga stop line," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf kepada awak media di kantornya pada Senin, 27 Januari 2020.

    Yusuf menambahkan, pelanggaran lain bagi pengguna sepeda motor yang akan ditindak per 1 Februari mendatang adalah menggunakan ponsel saat berkendara. Menurut dia, pengendara yang mengetik di handphone atau menelepon sambil mengemudi akan ditilang. "Kecuali kalau dia berhenti dulu, ngetik-ngetik, baru jalan lagi itu gak kena," kata Yusuf.

    Menurut Yusri, kamera E-TLE untuk sepeda motor sama dengan yang digunakan untuk menindak pelanggaran pengemudi mobil sebelumnya. Menurut dia, akan ada penambahan fitur di kamera-kamere itu ke depannya.

    Mekanisme penilangan juga sama seperti penerapan pada mobil sebelumnya. Menurut Yusri, polisi akan mengirim surat pemberitahuan ke alamat pelanggar. Kemudian, pengemudi akan memberi konfirmasi. "Kalau tidak ada respon, ya kita blokir STNK," kata Yusuf.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.