Mazda CX-30 Tipe GT Jadi Andalan Kejar Target Laku 600 Unit

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mazda CX-30 resmi diluncurkan di Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020. TEMPO/Wira Utama

    Mazda CX-30 resmi diluncurkan di Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - PT. Eurokars Motor Indonesia (EMI) menargetkan penjualan Mazda CX-30 sebanyak 600 unit pada tahun 2020. "Kita targetkan 500-600 unit sepanjang tahun 2020, karena memang segmennya berada di atas CX-3," Direktur Manajer EMI, Ricky Thio, Selasa, 28 Januari 2020.

    EMI menawarkan Mazda CX-30 dalam dua varian yakni GT dan Touring. Dari total target 600 unit tersebut, Ricky berharap varian termahal yakni GT bisa terjual tidak kurang dari 70 persen.

    "Kita targetkan 70 persen dari tipe GT dan sisanya dari tipe touring,"ujarnya.

    Mazda CX-30 sendiri merupakan produk baru di Indonesia, bahkan untuk pasar global Crossover compact masih terbilang segar. Sebab, Mazda CX-30 baru debut di ajang Geneva Motor Show 2019 lalu. Untuk itu EMI mengimpor secara utuh CX-30 dari pabrikan utamanya.

    "Produk ini kita impor dari Jepang,"kata dia.

    Ricky menegaskan bahwa EMI optimistis, target Mazda CX-30 bisa tercapai pada tahun ini. Sekalipun ceruk segmen SUV Compact di Tanah terbilang kecil. Apalagi, di segmen ini Mazda harus bersaing dengan merek-merek seperti Honda H-RV 1.8, Suzuki SX4 S-Cross, Toyota C-HR, Mitsubishi Outlander, dan bahkan Mazda CX-3 sendiri yang penjualannya tidak sampai 1.000 unit pada tahun 2019.

    "Kami tetap optimis karena memang model SUV merupakan model yang trendnya terus meningkat. Bahkan secara global arah SUV makin besar,"ucap dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.