Kasus Pencurian Ban Mobil dan Velg, Ini Saran Honda

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bentuk velg, ban, dan rem pada Porsche 911 Speedster Concept. Fitur pada Porsche 911 Speedster memberikan mobil sport mempelajari profil yang lebih rata dengan fly line yang sangat rendah, yang mengingatkan pada pendahulunya seperti Porsche 356 1500 Speedster. topgear.com

    Bentuk velg, ban, dan rem pada Porsche 911 Speedster Concept. Fitur pada Porsche 911 Speedster memberikan mobil sport mempelajari profil yang lebih rata dengan fly line yang sangat rendah, yang mengingatkan pada pendahulunya seperti Porsche 356 1500 Speedster. topgear.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Aksi pencurian ban mobil dan velg yang terjadi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat menjadi pembicaraan di khalayak ramai beberapa hari terakhir. Direktur Inovasi Bisnis, Penjualan dan Pemasaran PT Honda Prospect Motor Yusak Billy menyarankan kepada pemilik mobil Honda untuk memasang alarm yang mendeteksi getaran.

    "Jika dirasa perlu, sistem alarm yang mendeteksi getaran dapat ditambahkan untuk meningkatkan keamanan pada mobil," kata Yusak kepada Bisnis, Kamis 30 Januari 2020.

    Ia menyarankan pengguna disarankan untuk memarkirkan mobil di tempat yang lebih aman dan dapat terpantau dengan baik. Pasalnya, lanjut dia, modus yang digunakan pelaku membutuhkan waktu yang cukup lama. 

    "Kalau dilihat dari modusnya yang membutuhkan waktu cukup lama untuk melepas ban, pencegahan paling tepat adalah mengusahakan agar mobil terparkir di tempat yang bisa terpantau dengan baik," ucapnya.

    Adapun, kasus pencurian ban dan pelek ban itu sudah menemukan titik terang setelah pelakunya tertangkap. Dia dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan dan diancam kurungan maksimal tujuh tahun.

    Meski sudah tertangkap, bukan tidak mungkin kasus serupa dapat terjadi lagi di wilayah lain. 

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.