Alasan Volkswagen Tak Hadirkan Fitur Sunroof di Tiguan Allspace

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Volkswagen Tiguan Allspace (TEMPO/Wira Utama)

    Volkswagen Tiguan Allspace (TEMPO/Wira Utama)

    TEMPO.CO, Jakarta - Minusnya panel jendela terbuka di bagian atap atau Sunroof pada Volkswagen Tiguan Allspace menjadi catatan khusus. Meskipun fitur tersebut bagi sebagian orang mungkin tidak penting.

    Product Trainer GMM, Aswin Febianto menjelaskan bahwa, fitur Sunroof untuk pasar Indonesia dinilai belum terlalu penting. Menurut dia, fitur Sunroof hanya sebatas pelengkap tampilan.

    "Memang sih hampir semua mobil yang ada sunroofnya itu kelihatan lebih wah,"kata dia di sela-sela acara Test Drive Tiguan di Bandung, Kamis, 30 Januari 2020.

    Ya, sekalipun, kata dia harga Tiguan berada di atas rata-rata mobil yang sudah memiliki fitur tersebut. "Kalau bagi kami di Indonesia itu sunroof cuma fashion aja. Gak penting,"ujarnya.

    Untuk diketahui Tiguan Allspace merupakan produk baru dari VW Indonesia. SUV dengan konfigurasi tujuh penumpang ini disebut-sebut akan menjadi tulang punggung penjualan merek Jerman tersebut di Tanah Air.

    Adapun harga Tiguan Allspace dibanderol mulai Rp 602 jutaan dan hanya tersedia satu trim. Mobil ini diproyeksikan bisa terjual sebanyak 2.000 unit pada tahun 2020.

    Tiguan Allspace yang menggunakan mesin 1.4 liter turbo akan bersaing di segmen Medium SUV. Secara harga, mobil ini layak disandingkan dengan Pajero Sport dan Toyota Fortuner. Namun dari sisi sasis dan mesin, sejatinya Tiguan berada satu level dengan Hyundai Santa Fe, Mazda CX-8, CX-9, Mitsubishi Outlander, dan bahkan Honda C-RV.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.