Bos Tim Racing Point F1 Beli Saham Aston Martin

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Supercar Aston Martin Vanquish S diketahui dibekali mesin Aston Martin yang legendaris naturally - aspirated 6.0 liter V12, menghasilkan tenaga 595 bhp dan suara spektakuler. truecar.com

    Supercar Aston Martin Vanquish S diketahui dibekali mesin Aston Martin yang legendaris naturally - aspirated 6.0 liter V12, menghasilkan tenaga 595 bhp dan suara spektakuler. truecar.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Miliarder Kanada Lawrence Stroll akan menguasai hingga 20 persen saham Aston Martin dengan harga hampir 200 juta pound (setara Rp 3,6 triliun).

    Ayah dari pembalap Formula 1 Lance Stroll itu dikabarkan menyuntik dana segar ke perusahaan yang dikenal memproduksi mobil-mobil eksotis untuk film James Bond.

    Perusahaan asal Inggris itu disebut mengalami tekanan keuangan setelah mengalami penurunan penjualan dalam beberapa tahun terakhir. Harga saham perusahaan berusia 107 tahun itu dilaporkan anjlok sejak Oktober 2018 dan disebut terlambat bermain di pasar kendaraan sport utility (SUV).

    Aston juga disebut mengadakan pembicaraan dengan produsen mobil Cina, Geely, sebuah sumber sebelumnya mengatakan kepada Reuters.

    Kepala Eksekutif Andy Palmer mengatakan Stroll dan konsorsium yang akan dipimpinnya membawa beberapa manfaat bagi perusahaan.

    "Dia membawa pengalaman dan aksesnya ke tim Formula 1," kata Palmer kepada Reuters.

    "Kami telah berbicara banyak dalam beberapa tahun terakhir tentang keinginannya tentang mobil dengan kemewahan tinggi."

    Stroll, yang menghasilkan uang dengan berinvestasi pada merek-merek fashion seperti Tommy Hilfiger dan Michael Kors, telah terlibat dalam Formula 1 dan balap motor selama bertahun-tahun dan juga memiliki sirkuit Mont Tremblant Kanada di Quebec.

    Berdasarkan perjanjian Jumat, 31 Januari 2020, Aston Martin mengatakan Racing Point, tim balap Stroll, akan menjadi tim kerja Aston Martin F1 mulai musim 2021.

    Stroll akan bergabung dengan dewan sebagai ketua eksekutif Aston Martin, menggantikan Penny Hughes, yang akan mundur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.