Yamaha: Sosok Valentino Rossi Dongkrak Penjualan di Indonesia

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Monster Yamaha Valentino Rossi menaiki sepeda motor All New Yamaha. TEMPO/Wira Utama

    Pembalap Monster Yamaha Valentino Rossi menaiki sepeda motor All New Yamaha. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kembali mendatangkan legenda MotoGP, Valentino Rossi, pada sesi peluncuran harga Yamaha Nmax ABS Connected dan fitur Y-Connected di Hotel Bandara International, Tangerang, pada Selasa, 4 Februari 2020.

    "Efeknya besar, karena penggemar MotoGP di Indonesia sangat banyak. Penonton MotoGP bahkan melebihi F1," ujar Manager Public Relations YIMM, Antonius Widiantoro, Selasa, 4 Februari 2020.

    Untuk pembalap MotoGP sendiri, kata Anton, juga berdampak bagus. Sebab dukungan dari fans akan menambah spirit kepada pembalap.

    "Selain itu, mereka juga brand ambasador Yamaha. Mereka juga dikenal publik punya prestasi, jadi sejauh gini mereka punya dampak besar,makanya kita terus datangkan," ujarnya.

    Anton secara spesifik menyebut bahwa Yamaha Nmax juga memiliki ikatan emosional dengan pembalap asal Italia tersebut. Saat pertama kali diluncurkan 2015 lalu, Rossi merupakan bintang iklan skuter bongsor tersebut.

    "Iklan Nmax pertama kali itu Rossi sendiri yang riding. Itu sangat mendukung bisnis Yamha di Indonesia," kata dia. 

    Adapun jika The Doctor nantinya resmi hengkang dari Yamaha, menurut Anton sah-sah saja. Meski dia tak menampik jika Rossi memiliki daya tarik yang kuat di masyarakat.

    "Image Rossi itu melekat dengan MotoGP dan Yamaha. Ya kita lihat lah nanti perkembangan Rossi. Mungkin saja tetap dengan Yamaha walaupun bukan dengan tim Factory," tuturnya.

    "Tapi kalau bicara MotoGP, mau dia di manapun Valentino Rossi tetap akan jadi magnet tersendiri. Beruntung aja yang punya Rossi sebagai ambassador," katanya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.