Mobil Suzuki Jenis Ini Bisa Gunakan Pelumas Ecstar

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Jimny Tough Concept di GIIAS 2019. 20 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Suzuki Jimny Tough Concept di GIIAS 2019. 20 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Suzuki Indomobil Sales, agen pemegang merek mobil dan sepeda motor Suzuki di Indonesia, meluncurkan pelumas Ecstar pada 4 Februari 2020. Pelumas ini diklaim memiliki kandungan atau zat yang mampu melindungi permukaan metal di dalam mesin dari gesekan.

    Spare Part Dept Head PT SIS Ignatius Ratrianto mengatakan bahwa pelumas Ecstar dengan spesifikasi SAE 0W-20 SN dapat digunakan untuk mobil-mobil Suzuki keluarga terbaru.

    “Bisa digunakan untuk mobil-mobil seperti Suzuki Ertiga dan lainnya dengan tahun produksi 2012 ke atas,” kata dia, Rabu, 12 Februari 2020.

    Untuk mobil Suzuki tahun produksi di bawah 2012, lanjut dia, masih akan menggunakan pelumas Suzuki Genuine Oil (SGO). “Nantinya seluruh pelumas Suzuki akan digantikan oleh pelumas Ecstar,” ujar dia.

    Ratrianto mengklaim bahwa pelumas Ecstar memiliki spesifikasi dengan standar kualitas oli tertinggi yang diakui API atau American Petroleum Standard. Ecstar 0W-20 SN dibanderol dengan harga Rp 95 ribu per liter yang telah tersertifikasi SN.

    Menurut Ratrianto, pelumas Ecstar memiliki kandungan molybdenum sebagai friction modifier yang membentuk lapisan di atas permukaan metal dalam mesin.

    “Kandungan khusus pada pelumas Ecstar ini memiliki fungsi untuk mengrangi gesekan sehingga kinerja mesin lebih optimal dan hemat bahan bakar,” ujar dia.

    Di Indonesia, Suzuki memasarkan beberapa model seperti Suzuki Ertiga, Suzuki Jimny, Suzuki Carry, Suzuki Baleno Hatchback, Suzuki Ignis, Suzuki APV, Suzuki Karimun Wagon R, dan Suzuki SX4 S-Cross.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.