Virus Corona Mewabah, Wanita Cina Ini Beli Roti Pakai Mobil RC

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wanita Cina menggunakan mobil remote control untuk membeli makanan saat virus corona mewabah. Sumber: video New York Times

    Wanita Cina menggunakan mobil remote control untuk membeli makanan saat virus corona mewabah. Sumber: video New York Times

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang wanita di Cina yang mengurung diri di apartemennya untuk menghindari Virus Corona menggunakan mobil remote control (RC) untuk membeli dan mengambil makanan ke toko langganannya.

    The New York Post melaporkan bahwa Chen Tao, seorang penggemar RC memasang sepasang kamera aksi ke mobilnya untuk membeli roti. Bak dari kardus yang disiapkan untuk membawa makanan yang dibelinya. Menggunakan remote, mobil RC itu akan mengambil makanan seperti roti kukus ke toko yang berjarak hampir 400 meter.

    Wanita itu memastikan untuk menuliskan nomor ponselnya di bak mobil sehingga pemilik toko dapat menghubunginya dan menagihnya untuk pembayaran secara elektronik.

    Ketika mobil kembali ke apartemen Tao, dia menyemprotnya dengan desinfektan sebelum mengambilnya, dan roti kukus di dalamnya.

    Ketika mobil mainan bertenaga baterai itu melewati jalan-jalan di Jinan di provinsi Shandong Cina, sekitar 850 km dari pusat wabah corona virus di Wuhan, dengan kondisi jalan-jalan yang sepi karena penduduk setempat mengurung diri di dalam rumah untuk menghindari Virus Corona yang telah menewaskan lebih dari 900 orang. Setidaknya 25 negara telah mengkonfirmasi kasus coronavirus dengan Hong Kong dan Filipina masing-masing setidaknya satu korban meninggal.

    Virus ini memiliki dampak signifikan pada industri otomotif dengan banyak perusahaan, termasuk Volkswagen dan Hyundai, terpaksa menutup pabrik lokal dan internasional.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara