Pakai Platform Heartect, Bisakah Suzuki Ertiga Dimodif Jadi XL7?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki XL7

    Suzuki XL7

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekilas Suzuki XL7 memiliki kemiripan dengan Suzuki Ertiga. Keduanya memang memiliki platform yang sama meski berbeda segmen. Ertiga di MPV dan XL7 sebagai SUV. Lantas muncul pertanyaan, apakah Suzuki Ertiga bisa dimodifikasi menjadi Suzuki XL7.

    "Ya sah-sah saja, tapi pada poinnya setiap modifikasi ada risikonya. Kalau nanti berkaitan dengan kelistrikan dan dicover garansi. Yah, sayang aja garansinya," ujar Head of Marketing Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra.

    Donny menegaskan bahwa, sekali pun XL7 menggunakan platform Heartect yang juga tersemat pada Ertiga, Ignis, dan Baleno. Namun untuk standar SUV, mobil ini diklaim memiliki banyak perbedaan pada parts dan komponen. dengan model lain.

    Video Suzuki XL7:

    "Sebetulnya ini model baru, karena hampir 300 parts berbeda dengan Ertiga. Contohnya gini, Body Control Module (BCM) dan Electronic Control Unit (ECU) berbeda. Sektor kaki-kaki juga sudah beda sekali. Di ruang bakar juga ada perbedaan, karena SUV membutuhkan karakter yang beda dengan MPV,"ujarnya.

    Driving feel, kata Donny jauh berbeda dengan Ertiga, karena perubahan tidak hanya pada sektor kaki-kaki. Namun untuk keluaran tenaga (angka), Suzuki XL7 memilki persamaan dengan Ertiga. ya, itu karena keduanya memakai mesin K15 B dan transmisi yang sama. "Output dan transmisi sama, tapi driving feel beda,"ujarnya.

    Sementara untuk konsumsi bahan bakar, Donny mengaku pihak SIS sudah melaukan uji coba. Hasilnya memang Ertiga lebih irir dari XL7. "Angkanya sekitar 15,78 / per liter untuk XL7 matik kalau Ertiga kan 16,43 per liter. Tapi masih irit kok,"ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.