Klaim Pendanaan Kuat, Mandiri Utama Finance Yakin Berkinerja Baik

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Mandiri Utama Finance di Plaza Mandiri, Senin, 17 Februari 2020. TEMPO/Wira Utama

    Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Mandiri Utama Finance di Plaza Mandiri, Senin, 17 Februari 2020. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, JakartaMandiri Utama Finance (MUF) sebagai perusahaan pembiayaan yang fokus untuk kendaraan roda empat dan roda dua berharap faktor eksternal, seperti banjir dan wabah Corona tidak mempengaruhi kinerja perusahaan. Di saat yang sama, MUF juga percaya diri dengan adanya sokongan dana dari Mandiri Group.

    "Saya sih harapanya begini kalau kita lihat kejadian tahun ini seperti banjir dan Corona yang di luar dugaan semua orang tidak terjadi. Karena kalau ada lasti menghambat," kata Direktur Utama MUF, Stanley Setia Atmadja kepada Tempo di Gedung Plaza Mandiri, Senin, 17 Februari 2020.

    Stanley menilai jika bisnis akan berjalan normal seperti biasa. Terlebih karena kondisi ekonomi yang menurutnya masih relatif aman. Juga situasi politik yang sempat menghambat performa bisnis seperti tahun lalu, mulai kondusif.

    "Kalau Pilkada serentak menurut saya, akhirnya akan lebih rapi lah. Orang-orang sudah sering lewati itu, mulai Pilkada bahkan Pilpres," ujarnya.

    Jadi intinya, kata Stanley, anak perusahaan Bank Mandiri ini tidak menemui kendala berarti, terutama gangguan yang di luar ekspektasi. Terlepas dari semua itu, dia tetap optimistis target penyaluran dana pembiayaan multiguna sebesar Rp 8,8 triliun dapat tercapai.

    "Secara internal dan industri menutut saya potensinya besar karena kami ini konsentrasi di industri otomotif. Dimanapun itu, tidak akan menyusut total, kecuali krisis global. Kalau cuma turun 5-10 persen (pangsa pasar) harusnya bisa teratasi," kata dia.

    Lagipula, lanjut dia, Mandiri Utama Finance juga memiliki jaringan Bank Mandiri, jadi lebih terjamin dalam sisi pendanaaan. "Karena saat ini, yang menjadi isu utama perusahaan itu adalah pendananaan" ujarnya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.