Lawan XL7, Daihatsu Siapkan Terios Spesial Edition di GIIAS 2020

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor. swa.co.id

    Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor. swa.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Persaingan di segmen Low Sport Utility Vehicle atau SUV di Indonesia makin ketat. Pekan lalu, Suzuki menghadirkan jagoan baru yaitu XL7 yang merupakan pengembangan dari Ertiga. Beberapa bulan sebelumnya, Mitsubishi juga merilis varian baru Xpander Cross.

    Daihatsu dan Toyota merupakan dua merek yang bisa terkena dampak dari kehadiran Suzuki XL7 dan Mitsubishi Cross. Keduanya pun menyiapkan strategi untuk tetap eksis sebagai penguasa pasar di LSUV 7 kursi. Daihatsu menyakini Terios masih tetap kompetitif dengan harga yang lebih murah Rp 201 jutaan dibandingkan kompetitor bermain di angka Rp 230 jutaan.

    Terios 7 Wonders 2019 menjelajah Pontianak-Kuching, 21 Juni 2019. TEMPO/Fery Firmansyah

    "Bukan hanya soal harga, produk kami itu dibuat dan sudah teruji sesuai pasar Indonesia," kata Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra di sela-sela pembukaan Astra Auto Fest 2020 di Astra Biz Center, Rabu 19 Februari 2020.

    Meski banyak kompetitor baru, Amelia menyatakan Daihatsu belum berencana melakukan permak Terios. Hanya saja, Daihatsu akan menyiapkan kejutan dengan Terios Special Edition di ajang GIIAS 2020. Model ini merupakan kustom dari Terios namun dijual dengan jumlah terbatas. "Ini akan jadi varian baru," ujar Amel panggilan akrab Amelia.

    Toyota pun menyakini penjualan Rush masih aman dengan kisaran rata-rata 4.000-5.000 unit per bulan. Anton Jimmy Suwandi, Marketing Director PT Toyota Astra Motor mengatakan dengan kehadiran model baru maka market akan meningkat. "Memang ada penurunan di market share tapi di sisi volume masih bisa bertahan di kisaran itu," katanya.

    Agar bisa bersaing, Toyota akan mengenjot penjualan dengan sejumlah aktivitas. Salah satu promosi yang masih dijalankan adalah free service dan part hingga 50 ribu kilometer. "Value untuk konsumen lumayan. Kita monitor terus perkembangan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.