TAF Naikkan Target Jualan, Avanza dan LCGC Jadi Andalan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang model berpose dalam peluncuran New Avanza dan New Veloz di Jakarta, 15 Januari 2019. PT Toyota - Astra Motor (TAM) meluncurkan New Avanza dan New Veloz yang diharapkan mampu mengikuti kesuksesan pendahulunya. TEMPO/Fardi Bestar

    Seorang model berpose dalam peluncuran New Avanza dan New Veloz di Jakarta, 15 Januari 2019. PT Toyota - Astra Motor (TAM) meluncurkan New Avanza dan New Veloz yang diharapkan mampu mengikuti kesuksesan pendahulunya. TEMPO/Fardi Bestar

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Toyota Astra Financial Service (TAF) meningkatkan target penjualan selama ajang Astra Auto Fest 2020 di Astra Biz Center pada 19-22 Februari 2020. Hal ini setelah TAF mampu mencapai target pada ajang sebelumnya.

    "Pada ajang sebelumnya targetnya 1.500 unit capaiannya bisa tembus 1.700-1.800 unit. Sekarang targetnya 1.700 dengan hari yang lebih panjang," ujar Ronald Adrian Laurence selaku DRM and Communication Dept. Head TAF, Rabu 19 Februari 2020.

    Ronald mengungkapkan masih mengandalkan Toyota Avanza, Toyota Calya dan Toyota Agya sebagai volume maker. Penjualan Avanza mendorong prosentase 20-35 persen. Adapun kombinasi Avanza dan LCGC mencapai 60 persen dari semua transaksi TAF. "Kita lebih fokus di segmen LCGC," ujarnya.

    Meski demikian, TAF juga melayani kredit untuk mobil sport hingga mewah seperti Lexus. "Khusus untuk Lexus pinjaman maksimal atau tenornya hanya setahun," ucapnya. Menurut dia, antara konsumen mobil mewah dan mobil entry level memiliki karakter berbeda.

    "Konsumen mobil mewah akan lebih kritis soal besaran bunga. Mereka lebih memilih tenor pendek," katanya. Tenor yang dipilih kisaran satu hingga tiga tahun. Adapun konsumen LCGC bisa lebih panjang tenornya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.