Permintaan Mobil Jenis SUV Diperkirakan Meningkat

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Rush resmi meluncur pada Kamis, 23 November 2017 di kawasan Jakarta Selatan. Sejak peluncurannya, Rush ikut jadi penopang penjualan Toyota setelah Avanza dan Calya. Penjualan Toyota Rush 49.650 unit sepanjang tahun 2018 hingga November. TEMPO/Tony Hartawan

    Toyota Rush resmi meluncur pada Kamis, 23 November 2017 di kawasan Jakarta Selatan. Sejak peluncurannya, Rush ikut jadi penopang penjualan Toyota setelah Avanza dan Calya. Penjualan Toyota Rush 49.650 unit sepanjang tahun 2018 hingga November. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Marketing Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmy menilai mobil dari segmen kendaraan utilitas sport (SUV) akan mengalami kenaikan penjualan di pasar otomotif 2020, walaupun tren penjualan mobil di Indonesia pada Januari mengalami penurunan.

    Anton menilai, banyaknya produsen otomotif yang mengeluarkan mobil baru di segmen SUV membuat pangsa pasar kendaraan dengan ciri khas ground clereance yang tinggi itu ikut naik.

    "Kalau untuk SUV, kami lihat beberapa tahun lalu kan (market share) di bawah 15 persen, sekarang sudah naik ke 17, 18, bahkan mendekati mungkin tahun ini prediksi kami mendekati 20 persen dari komposisi segmen," kata Anton di Tangerang, Banten, Rabu, 19 Februari 2020.

    "Jadi ini cukup besar ya. Saya rasa tren SUV juga meningkat, karena ada juga merek lain selain Toyota yang mengeluarkan SUV. Saya rasa ini masih continue di tahun ini," ujarnya melanjutkan.

    Menurut Anton, kenaikan minat segmen SUV hingga 20 persen dipicu dengan banyaknya pilihan bagi masyarakat untuk membeli mobil yang nyaman dengan harga yang sesuai dompet.

    "Saya rasa dengan banyak model yang keluar tahun ini dan akhir tahun lalu seperti Mitsubishi Cross, lalu mungkin tahun ini ada (SUV) Suzuki," kata dia.

    "Kami juga tetap mempelajari model-model SUV yang bisa kami perkenalkan, dan rasa-rasanya dengan ini bisa mendekati 20 persen," ujar dia.

    Lebih lanjut, ia berharap pasar mobil di Indonesia dapat kembali meningkat menyusul banyaknya variasi model mobil terbaru hingga penawaran menarik dari Toyota maupun perusahaan otomotif lainnya.

    "Harapan kami market akan meningkat. Kalau nanti ada penurunan di market share dari sisi volume, mudah-mudahan bisa bertahan di range itu, jadi produknya masih cukup bersaing, bahkan ada beberapa aktivitas dan promosi juga," kata dia.

    Saat ini, seluruh pabrikan di Indonesia mulai dari Jepang, Cina, dan Eropa memiliki model SUV.

    Segmen Low SUV merupakan salah satu segmen gemuk yang diisi sejumlah pemain seperti Toyota Rush, Daihatsu Terios, Honda BR-V, DFSK Glory 560, Mitsubishi Xpander Cross dan terbaru Suzuki XL7. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.