Ini Alasan Yamaha Mekar Motor Buka Service Center di Cibinong

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yamaha Mekar Motor Service Center di Jalan Mayor Oking Cibinong

    Yamaha Mekar Motor Service Center di Jalan Mayor Oking Cibinong

    TEMPO.CO, JakartaYamaha Mekar Motor hari ini membuka gerai baru di Jalan Mayor Oking Cibinong, Jawa Barat. Gerai ini merupakan cabang ketiga dari diler sebelumnya di Bogor dan Bintaro. Di bengkel ini, berbeda dengan model sebelumnya hanya service dan spare part tanpa penjualan.

    Mengambil lokasi di Cibinong, Eric Saputra Direktur Yamaha Mekar Motor mengungkapkan sangat cocok untuk speed shop atau bengkel balap karena menjadi lokasi terdekat ke Sirkuit Sentul. Apalagi, Yamaha Mekar Motor memiliki tim balap Cargloss Racetech.

    "Ini lokasi terdekat untuk ke Sentul. Buat mereka yang mau ke Puncak untuk turing, lokasi ini bisa jadi titik istirahat untuk ngopi dulu," ujar Eric.

    Soal pembangunan bengkel seluas 2.800 meter persegi tersebut, Yamaha Mekar tidak mengungkap biaya detailnya. Hanya saja biaya untuk coffe shop mencapai Rp 2 miliar yang paling besar karena banyak dekor yang disiapkan. Adapun bengkel merupakan kerjasama Yamaha 30 persen dan Mekar Motor 70 persen. 

    Bengkel ini, kata dia, akan menjadi standar untuk bengkel lainnya. Setelah Cibinong, Eric mengatakan akan melakukan pembaruan pada bengkel lain seperti di Bogor dan Bintaro.

    General Manager YIMM Aftersales and Mototsport M Abidin mengatakan bahwa tidak adanya sales karena dengan bengkel yang bisa mendatang konsumen tentunya bisa dirujuk ke diler yang ada di Bogor maupun Bintaro. "Pak Eric bisa memaksimalkan bisnisnya," ujarnya.

    Soal peluang cabang lain, Yamaha menawarkan beberapa lokasi yang punya peluang seperti Tangerang, Bekasi, Cikarang dan Karawang. Kalau di Jakarta, kata dia, tentu akan bersaing dengan DDS yang menjadi kepanjangan tangan dari Yamaha.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.