Mau Pesan Motor Balap di Yamaha Mekar Motor, Ini Kisaran Harganya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deretan motor balap yang dipajang Yamaha Mekar Motor Cibinong, Jawa Barat.

    Deretan motor balap yang dipajang Yamaha Mekar Motor Cibinong, Jawa Barat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Yamaha Mekar Motor hari ini membuka gerai baru di Jalan Mayor Oking Cibinong, Jawa Barat. Gerai ini merupakan cabang ketiga dari diler sebelumnya di Bogor dan Bintaro dengan fasilitas layanan speed shop atau bengkel modifikasi balap. Modifikasi ini bisa dengan keinginan konsumen ataupun paket jadi siap balap.

    "Untuk bebek balap kisaran harganya Rp 120 jutaan. Itu sudah siap balap dan saya siap memberikan pendampingan," kata Rey Ratukore, yang menangani Speed Shop di Yamaha Mekar Motor Kamis 20 Februari 2020.

    Ia mengungkapkan dengan harga tersebut, pihaknya akan menyiapkan motor Yamaha Jupiter MX King gres dari bengkel. Harga tesebut juga termasuk membawa motor ini ke dyno test. "Pokoknya sudah layak masuk sirkuit," ujarnya.

    Ruang dyno test yang disediakan di Yamaha Mekar Motor Cibinong.

    Rey pun membuka jasa untuk modifikasi tune up matik kapasitas 130cc dengan paket harga Rp 40 jutaan. Harga ini menggunakan Yamaha Mio. Paket lebih mahal bisa menggunakan Aerox atau Nmax. "Paket mulai dari merek TDR, BRT hingga Ultraspeed ada," ujarnya.

    Sedangkan paket untuk motor sport 250cc ditawarkan mulai Rp 150 juta. Hanya saja paket ini belum termasuk kaki-kaki yang bisa menghabiskan dana hingga Rp 30 jutaan. "Maklum pakai merek Ohlins," ujarnya.

    Meski sebagian besar paket menghadirkan motor baru, namun Yamaha Mekar Motor juga melayani upgrade paket motor alias hanya paket suku cadang. "Banyak juga yang datang ingin sekadar upgrade motornya," ujarnya. 

    Untuk proses pengerjaaannya, kata Rey bisa menghabiskan waktu 2-3 hari untuk motor sport. "Ada garansi mesin 3 hari, kan nggak mungkin setahun," ucapnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.