Cara Yamaha Siapkan Masa Depan Pembalapnya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • U Mild

    U Mild

    TEMPO.CO, JakartaYamaha memberikan peluang bagi para pembalapnya terutama soal masa depan setelah usia emasnya habis. Para pembalap bisa memanfaatkan kemampuan dan keahliannya pada bisnis baru. Diantaranya soal kepiawaian dan membantu bisnisnya jika masih berkaitan dengan otomotif.

    General Manager YIMM Aftersales and Mototsport M Abidin mengungkapkan Yamaha tetap membina hubungan baik dengan pembalap hingga mereka yang sudah gantung helm alias pensiun. Abidin mengatakan pihaknya memiliki hubungan kedekatan dengan mereka. "Pabrikan mengarahkan lebih ke karir besoknya apa. Nanti dikolaborasi," katanya di sela Peresmian Yamaha Mekar Motor di Cibinong Kamis 20 Februari 2020. 

    Ia mencontohkan pengalaman dari pembalap Yamaha Rey Ratukore yang kini masih membalap di ajang Asia Road Racing Championship di bawah bendera tim Onexox TKKR SAG dioptimalkan mengelola speed shop. Rey sendiri mengungkapkan speed shop tidak hanya memodifikasi mesin namun menyiapkan motor hingga siap balap.

    Tak berhenti di situ, Abidin juga menambahkan seperti bekas pembalap Hendriansyah dan Irwan Ardiansyah yang kini membuka toko apparel dan aksesoris. "Ada beberapa yang dipakai tim balap Yamaha, ya dikolaborasi," ujarnya.

    Yamaha, kata dia, terus mengkombinasikan peluang dan mengkolaborasikan untuk memberikan keuntungan bersama. Ia mencontohkan Yamaha memiliki kedekatan dengan Cargloss yang memegang hak penjualan helm premium Arai di Indonesia. Dengan hubungan dekat ini, semua pembalap Yamaha kini menggunakan helm Arai. "Yamaha menjadi jembatan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.